Kompas.com - 09/09/2019, 08:01 WIB
|

SILVERSTONE, KOMPAS.com - Baju balap dengan tambahan airbag mulai dipakai di MotoGP pada musim 2018. Dengan adanya airbag diharapkan risiko fatal jika terjadi kecelakaan dapat ditekan.

Salah satu contohnya ialah baju balap yang dipakai Andrea Dovizioso dan Fabio Quartararo di GP Silverstone, Inggris. Keduanya gagal finis karena jatuh dan tabrakan saat balapan baru mulai.

Baca juga: Anak Muda Indonesia Masih Pesimis Hadapi Era Kendaraan Listrik

Alpinestars, penyedia baju balap Dovizoso dan Quartararo pun membuka grafik mengenai waktu yang dibutuhkan saat airbag mengembang. Untuk diketahui keduanya memakai Alpinstars Tech-Air.

Airbag baju balap Quartararo mengembang dalam waktu 0,06 detik saat dirinya melayang jatuh. Kemudian selama 4,7 detik berikutnya Quartararo berguling-guling akibat akselerasi lateral impact.

Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, seusai MotoGP Argentina, 30 Maret 2019. AFP/JUAN MABROMATA Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, seusai MotoGP Argentina, 30 Maret 2019.

Sedangkan pada Dovizioso, airbag mengembang 0,145 detik sebelum terjatuh. Sisa grafik berikutnya menunjukkan saat Dovi guling-guling dan sempat hilang ingatan sesaat.

Kendati lecet-lecet keduanya dinyatakan sehat. Tentu lain cerita jika regulasi kewajiban baju balap non airbag belum diterapkan. Padahal keduanya terjatuh dalam kecepatan cukup kencang dan terpelanting di trek.

Pada awal pengembangannya, Alpinestars menggunakan kabel tether yang dipasang di motor. Sistemnya cukup sederhana, yakni jika motor terlepas dari pengendara maka airbag akan mengembang.

Baca juga: Mengenal 3 Jenis Baterai Lithium Ion, Mana yang Paling Bagus?

Namun kini sistemnya berbeda. Baju balap masa kini memakai perangkat lunak dengan alogaritma canggih yang terhubung dengan berbagai perangkat keras yang bekerja independen.

Perangkat lunak itu akan membaca risiko jika pengendara jatuh. Alogaritma akan mengirim sinyal untuk mengembangkan airbag sebelum pengendara jatuh menyentuh aspal.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.