Esemka Mulai Konsentrasi Percepat Produksi

Kompas.com - 07/09/2019, 17:42 WIB
Pikap Esemka Bima 1.2 Pikap Esemka Bima 1.2
Penulis Stanly Ravel
|

SOLO, KOMPAS.com - Usai diresmikan, PT Solo Manufaktur Kreasi selaku pemegang merek Esemka, langsung tancap gas memulai proses distribusi. Dijadwalkan pengiriman pertama segera dilakukan dalam waktu dekat ini.

Menurut Presiden Direktur PT Solo Manufaktur Kreasi Eddy Wirajaya, saat ini konsentrasi Esemka langsung pada proses produksi dan pengiriman untuk memenuhi permintaan yang ada.

"Saat ini kita ada 400 unit stok yang ready, itu yang akan kita delivery pertama. Artinya, setelah pabrik ini diresmikan kita langsung bisa kirim," ucap Eddy kepada Kompas.com di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/9/2019).

Baca juga: Belasan Ribu Pikap Esemka Sudah Dilirik UKM

Jumlah 400 unit yang tersedia saat ini terdiri dari Esemka Bima 1.2 dan Bina 1.3. Sementara untuk memenuhi permintaan yang akan datang, salah satunya seperti potensi dari pihak Usaha Kecil dan Menengah (UKM), akan dikejar mulai pekan depan.

Pikap Esemka Bima 1.3 Pikap Esemka Bima 1.3

Menurut Eddy, saat ini status produksi normal antara 20 sampai 25 unit per hari. Sementara bila dimaksimalkan, bisa mencapai 60 unit Esemka yang dibuat per hari dalan pengerjaan satu shift.

"Setelah minggu depan kita akan mulai menata potensi pembeliannya, kita harus melihat dulu bagaimana diler akan membuat kontrak dengan kita agar terlihat berapa yang pesan," ujar Eddy.

"Untuk dijadikan dua shift itu nanti kita akan pikirkan, yang pasti adalah kita akan mengikuti permintaan yang ada saja," ujar Eddy.

Baca juga: Menilik Isi Pabrik Esemka di Boyolali

Mobil Esemka Bima 1.2 dan 1.3 di pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi Mobil Esemka Bima 1.2 dan 1.3 di pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi

Sebelumnya, Eddy menjelaskan bila pabrik PT Solo Manufaktur Kreasi merupakan murni perusahaan swasta nasional. Tidak ada campur tangan asing atau pun perlakuan khusus yang diberikan pemerintah.

Mobil- mobil Esemka sendiri dirakit dan dikembangkan dengan menggunakan beberapa komponen dari industri lokal di Indonesia. Sampai saat ini, kandungan lokal Esemka diklaim sudah mencapai 60 persen.

Berikut daftar komponen lokal yang telah digunakan pada Esemka Bima:

- Tangki BBm : PT INKA
- Grill : PT IMS + PT Santoso Cipta Dian Prima
- Kaca Depan, samping, belakang : PT Armada Indah Agug Glass
- Accu : PT Nippress Energi Otomotif
- Fuel filter & oil filter : PT Selamat Sempurna
- Air filter : PT Duta Nichrindo Pratama
- Belt : PT Bando Indonesia
- Ban : PT Gajah Tunggal
- Pelek : Inkoasku
- Jok : ABC Bawen Karoseri
- Bak (Kargo ) : ABC Bawen Karoseri + PT INKA
- Knalpot : PT Catur Karya Manunggal
- Emblem : PT Yogya Presisi Tekuitama Industri
- Pelumas : Pertamina Lubricants
- Starter assy & Alternator assy : PT Fuller Autoparts Indonesia
- Chasis : PT INKa
- Per Daun : PT Indospring
- Ferro Casting : Ngawangga Mitra Mulia
- Head Lining : PT Dasa Windu Agung
- Blok mesin & blok transmisi : PT Cikarang Perkasa Manufacturing
- Radiator : PT Tokyo Radiator Selamat Sempurna
- Dash Board & Sterr Whell : PT Usra Tampi
- Per Daun & Shock Brralaer : PT Samudera Luas Paramacitra
- Engine Mounting : UD Adi Surya Gemilang
- Drum Brake : Koperasi Batur Jaya
- Brake Shoes : Pasindo
- Cat : PT Anugerah Berkat Cahaya Abadi & PT Dana Paint Indonesia

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X