Pengusaha Truk Overload di Kecelakaan Tol Cipularang Bisa Diamankan

Kompas.com - 05/09/2019, 18:29 WIB
Mobil ringsek akibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang Purwakarta, Senin (2/9/2019). 
Tribunjabar.id/Ery ChandraMobil ringsek akibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang Purwakarta, Senin (2/9/2019).
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Usai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan truk di Tol Cipularang (3/9/2019), pihak Kepolisian setempat telah menetapkan dua orang tersangka, yaitu DH dan S. Keduanya merupakan sopir truk pengangkut tanah, yang terlibat pada tabrakan tersebut.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiadi, saat ditemui di gelaran IEMS 2019 (4/9/2019), mengatakan jika sampai saat ini proses penyidikan masih berlanjut.

Rencananya dalam mengungkap kasus kecelakaan beruntun di jalan Tol yang menghubungkan Bandung – Jakarta itu tak hanya memeriksa sang sopir saja, tapi semua pihak yang terlibat dalam truk over dimension dan over weight ( ODOL) dapat dimintai keterangan.

Baca juga: Kemenhub Sidak Perusahaan Pemilik Truk yang Sebabkan Kecelakaan di Tol Purbaleunyi

Truk yang sebabkan tabrakan beruntun di Cipularang Truk yang sebabkan tabrakan beruntun di Cipularang

“Saya minta ke kepolisian, nanti penyidikannya tidak hanya berhenti pada pengemudi. Nanti penyidikan juga bisa dilakukan kepada pengusahanya, atau yang menyuruh dia mengangkut muatan dengan tonase berlebihan,” ujar Budi di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Dalam analisanya, kemungkinan sebab kecelakaan tak hanya kesalahan sopir semata. Namun juga ada kontribusi dari truk yang sudah kelebihan muatan sejak beroperasi.

“Di dalam undang-undang lalu lintas bisa dikenakan, dan kalau di undang-undang KUHP itu kan ada pasal 55 – 56 , yang menyuruh melakukan itu bisa kena pasal, atau turut serta terlibat dalam kegiatan itu,” jelasnya.

Seperti diketahui pada hari Senin 3 September 2019, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan sekitar 21 kendaraan di Tol Cipularang KM 91. Insiden yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB itu disinyalir terjadi karena dua buah truk yang kelebihan beban serta mengalami rem blong.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X