Produksi Hybrid Toyota Pertama di Indonesia antara MPV dan SUV

Kompas.com - 05/09/2019, 07:32 WIB
Toyota C-HR Hybrid di GIIAS 2019 Toyota C-HR Hybrid di GIIAS 2019
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejak Perpres kendaraan listrik resmi diteken, euforia semakin terpupuk. Bahkan beberapa industri sudah menyatakan kesiapannya untuk memperkenalkan jajaran kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

Salah satunya seperti pernyataan yang diutarkan oleh Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufactruing Indonesia ( TMMIN) Warih Andang Tjahjono. Menurut dia, Toyota akan menyuguhkan seluruh pasukan kendaraan listriknya.

"Pastinya semua line-up kita full elektrik di Indonesia, termasuk battery electric vehicle (BEV)," ucap Warih di ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019), Rabu (4/9/2019).

Baca juga: Foto Toyota Calya Baru Bocor, Ini Tanggapan Toyota

Lebih lanjut, Warih juga menegaskan bila Toyota sangat serius menghadapi perkembangan menuju era kendaraan listrik. Salah satunya diakui dengan memulai untuk memproduksi hybrid electric vehicle (HEV) pada 2022.

Produksi All-New Innova di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang I, Jawa Barat. Febri Ardani/KompasOtomotif Produksi All-New Innova di pabrik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang I, Jawa Barat.

Sayangnya, Warih masih enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai produk hibrida yang akan diproduksi tersbut. Begitu juga soal persiapan sarana fasilitas di pabriknya.

Namun, dia menyebutkan bila model pertama yang akan digarap terdiri dari dua pilihan, yakni antara sport utility vehicle ( SUV) dan multi purpose vehicle ( MPV). Warih juga menegaskan bila Toyota akan fleksibel mengikuti keinginan pasar.

"Kita ada banyak line-up, kalau konsumen mintanya lain dari hybrid, misalnya PHEV yah pasti kita akan siapkan. Salah satu yang sudah bisa kita announce sekarang kita akan produksi hybrid electric vehicle (HEV) di 2022, modelnya bisa SUV bisa MPV, itu dulu yah," ujar Warih.

Seperti diketahui, Toyota Motor Corporation (TMC) sebagai prinsipal atau induk perusahaan Toyota, sebelumnya sudah menyatakan siap memproduksi lokal mobil berteknologi hibrida di Indonesia. Bahkan dana segar untuk investasi sebesar Rp 28,3 triliun pun siap digelontorkan untuk empat tahun ke depan.

Baca juga: Skuad Lengkap Toyota di Pameran Mobil Listrik

Toyota ikut serta dalam ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019 Toyota ikut serta dalam ajang Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019

Meyimak dari pernyataan Warih, rupanya ada sedikit kesamaan dengan rencana Toyota India yang dikutip dari Livemint beberapa waktu lal, yakni akan menggantikan Innova diesel dengan mesin hibrida dan diharapkan bisa diperkenalkan pada 2021 atau 2022 mendatang.

Langkah ini bertujuan untuk memenuhi regulasi efesiensi bahan bakar yang makin ketat, sekaligus menjadi strategi beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan.

"Pilihan mesin diesel untuk penggantian Innova berikutnya sepertinya tidak cocok sekarang. Toyota akan mengembangkan generasi berikutnya dari Innova dengan sistem hybrid dan memberikan emisi yang lebih ketat dan norma efisiensi bahan bakar strategi ini masuk akal," ucap sumber yang tak disebutkan namanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X