Kompas.com - 03/09/2019, 12:59 WIB

Mobil listrik ini masih menggunakan mesin berbahan bakar sebagai penambah jarak tempuh atau sebagai pengisi daya baterai. Namun, pengisian baterai tidak optimal, tetap butuh pengecasan menggunakan daya yang besar.

Baca juga: Pameran Mobil Listrik Indonesia Electric Motor Show 2019 Digelar Besok

BEV

Battery Electric Vehicle (BEV), sumber tenaganya benar-benar hanya mengandalkan baterai saja.

Dengan demikian, mobil listrik jenis BEV sangat tergantung dari yang namanya stasiun pengisian. Pengemudi mobil ini harus cermat dalam memperhitungkan jarak dengan kapasitas baterai yang tersisa.

Khusus di Indonesia, stasiun pengisian daya baterai belum sebanyak pom bensin. Mobil BEV memang lebih efisien dan irit dibanding HEV atau PHEV, tapi harga baterainya sekarang ini masih sangat tinggi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.