Ada Kecelakaan Beruntun, Tol Cipularang Diberlakukan Satu Arah

Kompas.com - 02/09/2019, 16:03 WIB
Kecelakaan beruntun di Cipularang, Jawa Barat Kecelakaan beruntun di Cipularang, Jawa Barat
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Insiden kecelakaan beruntun di ruas jalan bebas hambatan kembali terjadi. Kali ini lokasinya di Tol Cipularang Km 91, Purwakarta, Jawa Barat, pada ruas jalan yang mengarah ke Jakarta, Senin (2/19/2019).

Menurut laporan, lebih dari 10 kendaraan terlibat dalam kecelakaan yang terjadi pada pukul 12.30 WIB. Selain mobil pribadi, beberapa di antaranya juga terlibat adalah truk dan bus.

Sementara untuk korban jiwa, menurut Humas Tol Purbaleunyi Nandang Elan, berdasarkan laporan terkini yang diterimanya ada korban yang mengalami luka berat, ringan, dan meninggal dunia.

Baca juga: Anak di Bawah Umur Jadi Pelaku dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

"Total update dari data sementara kejadian melibatkan 18 kendaraan, hanya saja belum terima jenis apa saja. Untuk korban jiwa ada yang meninggal dunia, 16 luka ringan, dan delapan luka berat, sampai saat ini masih penanganan dan saya juga masih tunggu kabar terbarunya dari lapangan," ucap Nandang saat dihubungi Kompas.com, Senin (2/9/2019).

Dalam keterangannya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk Cabang Purbaleunyi masih menangani proses evakuasi para korban dan kendaran. Sementara untuk mengatur laju kendaraan, diberlakukan rekayasa lalu lintas di lokasi kejadian.

Kecelakaan beruntun di Cipularang, Jawa Barat Kecelakaan beruntun di Cipularang, Jawa Barat

Petugas jalan tol dan Polisi Jalan Raya (PJR) melakukan sistem pengalihan arus serta contraflow agar lalu lintas tidak tersendat akibat adanya insiden tersebut. Sistem lawan arah diberlakukan mulai dari Km 93 hingga Km 90.

Sementara untuk pengguna jalan yang saat ini dari arah Bandung akan menuju Jakarta, diharapkan bisa keluar dari GT Cikamuning Km 116 dan bisa kembali masuk dari GT Jatiluhur di Km 84.

"Jumlah kendaraan yang terbakar baik itu mobil pribadi, bus atau truk masih belum dapat data fixnya, nanti akan di update. Untuk kronologi itu nanti dari kepolisian setempat," ucap Nandang.

Dari informasi kepolisian yang beredar disebutkan bahwa jumlah kendaraan yang terlibat mencapai 20 unit.

Update terbaru, sembilan orang meninggal dunia, luka berat sebanyak delapan orang yang telah dirujuk ke empat rumah sakit terdekat, yakni RS Thamrin, Siloam, Bhakti Husada, dan Bayu Asih.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X