Kemenhub Berikan Kemudahan Uji Tipe Kendaraan Listrik

Kompas.com - 23/08/2019, 16:52 WIB
Ilustrasi mobil listrik. The GuardianIlustrasi mobil listrik.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna mendukung percepatan kendaraan listrik di Indonesia, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah menyiapkan beberapa skema strategis.

Langkah ini dilakukan dalam rangka memberikan kemudahan, khususnya bagi industri otomotif yang mulai mengarah ke kendaraan listrik.

Salah satu bentuk yang akan diupayakan oleh Kemenhub adalah dengan meringankan biaya proses uji tipe kendaraan listrik. Baik untuk sepeda motor atau pun untuk mobil listrik.

"Sertifikat uji tipe kendaraan biasa atau konvensional itu biayanya sekitar Rp 75 juta, tapi untuk kendaraan listrik akan kami turunkan 50 persen. Jadi kurang lebih sekitar Rp 35 jutaan barang kali," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setyadi, dalam diskusi Teraskita yang digagas oleh Kompas di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Toyota Beberkan Kendala Mobil Listrik di Indonesia

Bukan hanya itu saja, Budi juga menjelaskan Kemenhub akan ikut serta memberikan beberapa keistimewaan lain bagi pemilik kendaraan listrik.

Contohnya seperti pemberlakuan tarif parkir khusus di lokasi-lokasi yang sudah ditentukan. Bahkan, Budi akan mengupayakan bila nantinya mayarakat pemiliki kendaraan listrik tidak perlu lagi membayar parkir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diskusi Kendaraan Listrik Kompas, Kagama, dan Kementerian Perhubungan Diskusi Kendaraan Listrik Kompas, Kagama, dan Kementerian Perhubungan

 Baca juga: Jokowi: Kami Mau Bangun Industri Mobil Listrik Sendiri

Hal ini lantaran kendaraan yang digunakan rendah emsisi atau bahkan sama sekali tak menghasilkan gas buang.

"Kami akan kirimkan edaran-edaran ke pemerintah daerah agar pemiliki kendaraan listrik memiliki tarif parkir khusus, atau bahkan kami dorong untuk dibebaskan. Untuk di Jakarta yang sedang ramai dengan ganjil genap juga sudah kita usulkan agar bebas dari regulasi itu, ini masuknya intensif non fiskal," ucap Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.