Toyota Crown Hybrid Diisukan Jadi Mobil Menteri

Kompas.com - 22/08/2019, 06:32 WIB
Toyota Crown Royal Salon Generasi ke-13 istimewaToyota Crown Royal Salon Generasi ke-13

JAKARTA, KOMPAS.com - Toyota Crown Hybrid beberapa waktu lalu diisukan akan menjadi mobil dinas para menteri masa jabatan 2019-2024. Apabila melihat spesifikasi, sedan mewah ini masuk dalam persyaratan yang ditentukan oleh pemerintah.

Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.577/KM.6/2017, tentang Modul Perencanaan Kebutuhan Barang Milik Negara, mobil menteri kualifikasi A1 harus berwujud sedan dengan mesin 3.500 cc, enam silinder atau sport utility vehicle (SUV) 3.500 cc, enam silinder.

Crown generasi ke-15 ini memiliki varian mesin 3.5L V6 hybrid. Tipe paling mewah ini mampu menghasilkan tenaga hingga 356 ps dan torsi maksumum 620 Nm.

Baca juga: Toyota Tawarkan Crown Hybrid untuk Mobil Dinas Menteri?

Varian lainnya menggendong mesin 2.0L turbo 4-silinder, dan 2.5L Hybrid. Khusus mesin 2.000 cc turbo 4 silinder memiliki tenaga 245 PS pada 5.200 – 5.800 rpm dan torsi 350 Nm di putaran serendah 1.650 – 4.400 rpm.

Sebuah mobil bermerk Toyota Crown Royal Saloon berplat nomor B 1486 RFS tampak terparkir di halaman Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat atau yang kini berubah nama menjadi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Selasa (28/10/2014). Mobil tersebut nantinya  akan digunakan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani selama menjabat sebagai menteri.FATHUR ROCHMAN Sebuah mobil bermerk Toyota Crown Royal Saloon berplat nomor B 1486 RFS tampak terparkir di halaman Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat atau yang kini berubah nama menjadi Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Selasa (28/10/2014). Mobil tersebut nantinya akan digunakan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani selama menjabat sebagai menteri.

Level menengah, tersedia mesin hybrid 2.500 cc 4 silinder dengan potensi tenaga gabungan 226 PS dan torsi gabungan 521 Nm.

Ketika dimintai keterangan mengenai rumors ini, Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmy menolak berkomentar lebih jauh.

"Soal mobil dinas menteri, sejauh ini belum ada komentar," ucap Anton singkat menjawab pertanyaan Kompas.com melalui pesan singkat beberapa waktu lalu.

Perlu diketahui, PT Astra International keluar sebagai pemenang tender pengadaan mobil menteri masa jabatan 2019-2024, dengan nilai Rp 147.229.317.000. TAM sendiri merupakan agen pemegang merek (APM) Toyota di Indonesia.

Sementara itu, untuk mobil dinas para menteri sejak era presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jokowi periode 2014-2019, masih menggunakan Crown Royal Salon.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X