Kompas.com - 21/08/2019, 12:35 WIB

Bagian kolong juga biasanya diperkuat dengan penambahan pelat baja. Tujuannya agar mobil mampu menahan ledakan, seperti ledakan granat.

Banyaknya ubahan tersebut tentu menambah bobot mobil menjadi berkali-kali lipat. Sehingga, tidak akan sesuai dengan spesifikasi mesin standar Innova yang berkapasitas 1.998 cc dengan tenaga maksimum 139 tk. Minimal, harus memiliki tenaga sebesar 530 tk atau lebih untuk mengimbangi rasio tenaga dan bobotnya.

Jokowi menyebut mobil Toyota Kijang di acara Muktamar V PKB, yang berlangsung di International Convention Centre Westin Resort, Badung, Bali, Selasa (20/8/2019).

"Uni Emirat Arab bisa cepat melompat. Tahun 1960 mereka dari Dubai ke Abu Dhabi naik unta. Ini Syekh Mohammed sendiri yang bilang. Kita naik Holden dan Impala. 1970 mereka naik truk dan pick up, kita naik Kijang. Tapi 1980-1985 di sana lompat, Mercy, BMW. Kita masih naik Kijang. Kuncinya kecepatan," ucap Jokowi, Rabu (21/8/2019).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.