Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Harley-Davidson Sekarang Jadi Mainan Anak Muda

Kompas.com - 02/08/2019, 19:02 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Citra Harley-Davidson yang dahulu merupakan mainan ''om-om'' perlahan mulai beralih ke sepeda motor anak muda. Hal ini tidak lepas dari keputusan prinsipal yang membuka pabrik di Thailand.

Sahat Manalu, Dealer Principal Anak Elang Harley-Davidson Jakarta, mengatakan, saat ini hampir 95 persen konsumen H-D yang ditanganinya ialah konsumen baru, artinya pemilik pertama yang belum punya Harley.

Baca juga: Berapa Harga Harley-Davidson Buatan China?

"Dari 95 persen itu banyak justru anak muda. Kenapa, karena pabrik di Thailand itu memproduksi jenis H-D Sportster dan Softail. Sejak diproduksi di sana, harganya jadi turun terutama untuk perpajakannya," kata Sahat kepada Kompas.com, Jumat (2/8/2019).

Harley-Davidson Fat BoyKOMPAS.com / Gilang Harley-Davidson Fat Boy

Sahat memberi contoh, sebelum ada pabrik di Thailand, maka tiga keluarga H-D yaitu Sportster, Softail dan Touring semua didatangkan dari Amerika Sertikat (AS). Sedangkan saat ini hanya tinggal model Touring yang masih impor AS.

Baca juga: Harley-Davidson Gandeng Pabrikan Cina, Produksi Motor cc Kecil

"Contoh H-D Fat Boy sebelumnya harganya mencapai Rp 900 juta off the road, tapi semenjak ini (Thailand) harganya jadi Rp 645 off the road. Jadi beda harganya jauh karena ada perpajakan juga," kata Sahat.

H-D Touring

Karena impor dari AS, Sahat mengatakan harga H-D model Touring masih mahal. Karena itu, selain sosoknya yang besar dan tangguh, model flagship seperti ini lebih disukai oleh pemain lama atau yang sudah punya H-D.

"Untuk model Touring, beberapa tipe masih menyentuh Rp 1 miliar atau lebih. Karena itu, untuk teman-teman saya yang sudah punya H-D juga masih menunggu kapan model Touring juga diproduksi di Thailand," kata Sahat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.