Ingat, Pengemudi Bisa Dipenjara Jika Melawan Polisi

Kompas.com - 26/07/2019, 12:31 WIB
Petugas kepolisian mencoba memberhentikan pelanggar lalu lintas Instagram @infia_factPetugas kepolisian mencoba memberhentikan pelanggar lalu lintas

TANGERANG, KOMPAS.com - Perilaku pengguna kendaraan ketika melihat di depan jalan ada razia, selalu mengundang cerita. Selain memilih putar balik dengan melawan arah, ada juga yang sampai berkelakuan tidak wajar seperti melawan polisi karena tidak mau ditilang.

Contoh terakhir, pengemudi mobil dengan nomor polisi B 1980 PRF tidak mau berhenti ketika di setop polisi lalu lintas ( polantas). Alhasil, polantas itu ditabrak dan menyangkut di kap mobil.

Menurut Budiyanto, Pengamat Masalah Transportasi dan Lalu Lintas permasalahan seperti ini karena kurangnya kedisiplinan dan ketaatan masyarakat terhadap hukum. Perlu mencerahan dan kegiatan paralel yang berkaitan dengan penegakan hukum.

Baca juga: Polisi Ditabrak dan Nyangkut di Kap Mobil, Pengemudinya Hanya Ditilang

"Tanggung jawab kita semua untuk membangun budaya disiplin berlalu lintas," ucap Budiyanto ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (26/7/2019).

Budiyanto menjelaskan, dalam Undang-Undang No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), kewenangan Polri dalam melakukan pemeriksaan kendaraan di jalan sudah diatur oleh:

Pasal 104 ayat (3),

Pengguna jalan wajib mematuhi perintah yang diberikan oleh petugas kepolisian. Tidak mematuhi perintah petugas merupakan pelanggaran lalu lintas.

Hal itu sudah diatur dalam Pasal 282, pidana kurunagn satu bulan atau denda paling banyak Rp 250.000.

Pasal 265 ayat (3),

Petugas kepolisian memiliki wewenang:
a. Menghentikan Kendaraan
b. Meminta Keterangan kepada Pengemudi
c. Melakukan tindakan lain menurut hukum yang bertanggung-jawab

Budiyanto melanjutkan, yang tidak kalah penting lagi, yaitu petugas melakukan pemeriksaan faktor keselamatan harus menjadi pertimbangan utama, baik keselamatan pengguna jalan maupun petugas itu sendiri.

"Melihat kejadian kemarin seharusnya pengemudi punya kewajiban untuk mematuhi dan menghormati kewenangan petugas polisi dan menghentikan mobilnya di tempat yang aman. Jika tidak seperti itu akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Budiyanto yang mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X