Malas Perawatan di Bengkel Resmi, Bisa Gugurkan Garansi DFSK

Kompas.com - 19/07/2019, 21:02 WIB
DFSK hadir di Palembang, Sumatera Selatan DFSKDFSK hadir di Palembang, Sumatera Selatan

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Sokonindo Automobile ( DFSK Motors) menjadi pabrikan mobil yang berani dengan memberikan garansi tujuh tahun pada produknya. Namun, pemilik mobil juga diminta untuk memperhatikan perawatan kendaraannya dan juga hal-hal apa saja yang menggugurkan garansi.

Sugiartono Technical Training dan Service Manager DFSK Motors, mengatakan, penting bagi konsumen untuk melakukan proses perawatan secara berkala. Selain itu, perawatan juga harus dilakukan di bengkel resmi.

Baca juga: Hasil Tes Resmi Konsumsi BBM DFSK Glory 560 dari BPPT

"Salah satu contoh apa yang menghanguskan garansi, yaitu pasti mutlak, konsumen tidak melakukan proses perawatan secara berkala. Di buku misalnya mobilnya sudah 20.000 km, tetapi konsumen terlewat. Servis tidak dilakukan dengan sengaja, itu bisa menggugurkan garansi," ujar Sugi, saat media training yang digelar di diler DFSK Pondok Indah, Jumat (12/7/2019).

Sugi menambahkan, DFSK juga memberikan toleransi kepada para konsumennya. DFSK mengklaim akan melakukan pendekatan secara persuasif dan negosiatif di setiap jaringan dilernya.

Baca juga: DFSK Glory Tenaga Listrik Melantai di GIIAS 2019

"Selain itu, adanya penggunaan yang tidak sesuai. Contohnya, Glory 560 ini dipakai untuk balapan. Peruntukkan yang tidak normal ini juga bisa menghanguskan garansi," kata Sugi.

Berikut ini kondisi - kondisi yang menyebabkan garansi tidak berlaku:
1. Tidak bisa membuktikan bahwa kendaraan Anda dalam masa garansi.

2. Merek, model dan Vehicle Identification Number (VIN) pada sertifikat garansi tidak sesuai dengan kendaraan yang sebenarnya

3. Mengubah struktur atau fungsi dari kendaraan tanpa persetujuan, PT. SOKONINDO AUTOMOBILE tidak bertanggungjawab terhadap kerugian yang diakibatkan hal tersebut.

4. Kecelakaan

5. Selama masa garansi, tanpa persetujuan dari PT. SOKONINDO AUTOMOBILE setelah terjadi masalah di kendaraan, pemilik kendaraan berinisiatif menghilangkan barang bukti tanpa persetujuan, melakukan pembongkaran, perbaikan, atau mengganti komponen sehingga analisa penilaian tidak bisa dilakukan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X