Polisi Dukung Usulan Ganjil-Genap 15 Jam di Jakarta

Kompas.com - 15/07/2019, 06:42 WIB
Petugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberhentikan mobil berpelat nomor genap yang memasuki Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (1/8/2018). Petugas kepolisian mulai memberlakukan penindakan berupa tilang terhadap pengendara mobil yang melanggar di kawasan perluasan sistem ganjil-genap. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APetugas Ditlantas Polda Metro Jaya memberhentikan mobil berpelat nomor genap yang memasuki Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (1/8/2018). Petugas kepolisian mulai memberlakukan penindakan berupa tilang terhadap pengendara mobil yang melanggar di kawasan perluasan sistem ganjil-genap.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ditlantas Polda Metro Jaya menyambut baik usulan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terkait wacana memberlakukan kebijakan ganjil-genap selama 15 jam di DKI Jakarta.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Jakarta. Menurut dia, selama untuk kebaikan terutama mengatasi kemacetan di Ibu Kota, polisi akan mendukung.

"Kalau memang untuk mengurangi kemacetan dan sudah diteliti oleh Pemprov DKI Jakarta, kita mendukung," ujar Argo.

Argo menjelaskan, yang memiliki kebijakan itu Pemprov DKI Jakarta, sementara polisi ikut mendukung dan sesuai dengan tugasnya, yaitu mengatur lalu lintas agar aman dan lancar.

Baca juga: BPTJ Usulkan Ganjil Genap 15 Jam Diberlakukan Lagi

Sebelumnya, Kepala Bagian Humas BPTJ Budi Rahardjo mengatakan, lalu lintas sekarang sudah sangat padat, kemacetan bertambah dan waktu tempuh menjadi lambat.

Menurut dia, saat ganjil-genap dilakukan selama 15 jam ketika Asian Games 2018, hasilnya menujukkan tren positif. Rata-rata kecepatan laju kendaraan bisa meningkat yang membuat waktu jarak tempuh juga menjadi lebih singkat.

Sementara kondisi saat ini, dari hasil evaluasi yang dilakukan per tiga bulan mengambarkan situasi kemacetan bertambah. Oleh karena itu, BPTJ mengusulkan agar pemberlakuan ganjil-genap selama 15 jam diterapkan kembali.

"Ini merupakan bagian dari strategi untuk mencegah kemacetan yang makin parah. Kita harus sadari bila kendaraan pribadi yang melintas saat ini bukan hanya dari Jakarta saja, tapi dari kota atau daerah penyangga lainnya, karena itu harus dibatasi penggunaan kendaraan pribadi dan mengalihkan ke transportasi umum," ucap Budi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Penerapan ganjil-genap selama 15 jam ketika ajang Asian Games 2018 dimulai pada pukul 06.00 dan berakhir 21.00 WIB, serta berlaku setiap Senin-Minggu di sejumlah ruas jalan di DKI Jakarta.

Berikut daftar jalan yang memberlakukan sistem ganjil-genap selama 15 jam:

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X