[POPULER OTOMOTIF] STNK Mati 2 Tahun Kendaraan Jadi Rongsokan | MPW Murah Renault

Kompas.com - 15/07/2019, 06:02 WIB
Renault Triber di Indonesia Renault Triber di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi mengenai regulasi baru tentang STNK mati 2 tahun, kendaraan langsung menjadi barang rongsokan masih menjadi terpopuler di akhir pekan. Beberapa berita soal itu pembacanya cukup tinggi.

Selain itu, masyarakat Indonesia juga nampaknya penasaran dnegan wujud asli dari MPV murah  Renault yang akan diluncurkan pertengahan bulan ini di pameran otomotif nasional.

Penasaran, berikut ini lima berita terpopuler di kanal Otomotif pada Minggu 14 Juli 2019:

1. STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Langsung Jadi Barang Rongsokan

Contoh STNK yang Masa Berlaku 5 Tahunannya Habis Tahun IniKOMPAS.com / Aditya Maulana Contoh STNK yang Masa Berlaku 5 Tahunannya Habis Tahun Ini

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, sedang menyiapkan kebijakan baru, terkait regulasi penghapusan data kendaraan, bila surat tanda nomor kendaraan ( STNK) mati dalam waktu dua tahun berturut-turut.

Korlantas sedang mengkaji kebijakan baru tersebut untuk bisa direalisasikan di tahun ini. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri mengatakan, secara aturan sudah jelas dan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca selengkapnya: STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Langsung Jadi Barang Rongsokan

2. Penghapusan Data Kendaraan jika STNK Mati 2 Tahun Berlaku Tahun Ini

SWDKLLJ yang tertera pada lembar STNK.KompasOtomotif-donny apriliananda SWDKLLJ yang tertera pada lembar STNK.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sedang melakukan pengkajian terkait regulasi penghapusan data kendaraan apabila surat tanda nomor kendaraan (STNK) mati dalam waktu dua tahun berturut-turut. Target, tahun ini bisa direalisasikan dan berlaku secara nasional untuk mobil dan sepeda motor.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri pernah mengatakan, secara aturan sudah jelas karena tertuang dalan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X