Alasan Wuling Hadirkan Varian Almaz 7-Penumpang

Kompas.com - 13/07/2019, 11:02 WIB
Varian terbaru dari Wuling Almaz dilengkapi dengan konfigurasi bangku 7-seater. Kompas.com/DonnyVarian terbaru dari Wuling Almaz dilengkapi dengan konfigurasi bangku 7-seater.

JAKARTA, KOMPAS.com - Wuling Motors pertama kali meluncurkan Almaz, pada akhir Februari 2019. Varian pertama memiliki konfigurasi bangku 5-seater. Belum lama ini, Wuling kembali meluncurkan varian terbaru dari Almaz, dengan konfigurasi bangku 7-seater.

Cindy Cai, Wakil Presiden Wuling Motors, mengungkapkan, produk terbaru ini diperkenalkan demi memenuhi permintaan masyarakat. Sebab, sejak awal Almaz meluncur ke pasaran, sudah ada yang menanyakan mengenai Almaz 7-penumpang.

Baca juga: Mobil Baru Wuling, Ternyata Varian Almaz

"Sewaktu Almaz meluncur, pertanyaan pertama yang diajukan media, apakah ada yang 7-seat. Jadi, ini sudah mewakili suara dari konsumen," ujar Cindy, kepada wartawan, pada acara ulang tahun ke-2 Wuling Motors Indonesia, di Ancol, Kamis (11/7/2019).

Dian Asmahani, Brand Managers Wuling Motors, juga mengatakan, Wuling terus berkomitmen untuk menciptakan produk-produk dengan inovasi terbaru. Momen ulang tahun ke-2 ini jadi motivasi Wuling untuk melangkah ke teknologi yang lebih maju lagi.

Baca juga: Wuling Almaz Punya Teknologi Perintah Suara

"Jadi, dari 5-seater ke 7-seater sebenarnya pilihan baru untuk konsumen. Sebab, konsumen SUV itu juga cukup banyak," kata Dian.

Wuling akan melepas varian terbaru dari Almaz ini secara resmi ke pasaran dan mengumumkan harganya saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X