[POPULER OTOMOTIF] STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Jadi Barang Rongsokan | Xpander Bekas

Kompas.com - 13/07/2019, 07:02 WIB
Contoh STNK yang Masa Berlaku 5 Tahunannya Habis Tahun Ini KOMPAS.com / Aditya MaulanaContoh STNK yang Masa Berlaku 5 Tahunannya Habis Tahun Ini

JAKARTA, KOMPAS.com - Informasi yang sangat menarik minat masyarakat untuk membaca, yaitu tentang rencana polisi menghapus data kendaraan jika STNK mati 2 tahun berturut-turut. Sebab, yang tidak membayar pajak, kendaraan itu langsung menjadi barang rongsokan.

Selain itu, masyarakat juga penasaran dengan apa kelebihan dari Mitsubishi Outlander PHEV yang punya banderol Rp 1,2 miliar. Terakhir, banyak juga yang mencari informasi tentang Mitsubishi Xpander bekas.

Penasaran, berikut ini lima berita terpopuler di kanal Otomotif pada Jumat 12 Juli 2019:

1. Penghapusan Data Kendaraan jika STNK Mati 2 Tahun Berlaku Tahun Ini

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri sedang melakukan pengkajian terkait regulasi penghapusan data kendaraan apabila surat tanda nomor kendaraan (STNK) mati dalam waktu dua tahun berturut-turut. Target, tahun ini bisa direalisasikan dan berlaku secara nasional untuk mobil dan sepeda motor.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri pernah mengatakan, secara aturan sudah jelas karena tertuang dalan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

Baca selengkapnya: Penghapusan Data Kendaraan jika STNK Mati 2 Tahun Berlaku Tahun Ini

2. STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Langsung Jadi Barang Rongsokan

Mobil rusak yang mau di Ketok MagicAditya Maulana, Otomania Mobil rusak yang mau di Ketok Magic

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, sedang menyiapkan kebijakan baru, terkait regulasi penghapusan data kendaraan, bila surat tanda nomor kendaraan ( STNK) mati dalam waktu dua tahun berturut-turut.

Korlantas sedang mengkaji kebijakan baru tersebut untuk bisa direalisasikan di tahun ini. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Refdi Andri mengatakan, secara aturan sudah jelas dan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X