Ingin Mobil Ceper, Pahami Risiko Potong Per Suspensi

Kompas.com - 24/06/2019, 18:41 WIB
Kontes Modifikasi Mobildok.Maxi Kontes Modifikasi Mobil

JAKARTA, KOMPAS.com - Membuat ground clearance menjadi rendah kerap dilakukan para pecinta modifikasi pada mobil. Alasannya, tentu agar tampilannya semakin keren dan juga berbeda dengan yang lain. Namun, membuat mobil ceper juga tidak bisa sembarangan.

Masih ada beberapa pemilik mobil yang membuat mobilnya ceper dengan cara memotong per peredam kejut. Padahal, banyak di pasaran yang menjual per aftermarket dengan ketinggian yang pas untuk membuat tampilan mobil jadi ceper.

Baca juga: Tanda Suspensi Mobil Membutuhkan Perbaikan

Kiki Anugraha, pegiat modifikasi mobil dan pemilik Karma body kit, mengatakan bahwa memotong per bisa memberikan dampak lain pada mobil.

"Pasti ada pengaruhnya, namanya juga ulirnya dipotong dari yang semestinya. Bisa jadi kekerasan, bisa jadi keempukan," ujar Kiki, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Ragam Suspensi untuk Modifikasi

Kiki menambahkan, bantingan mobil saat bermanuver akan berbeda, rebound juga berbeda. "Akhirnya, komponen kaki-kaki lainnya jadi terpengaruh. Contohnya, seperti ball joint yang lebih sering bergerak, akhirnya jadi mengeluarkan bunyi," kata Kiki.

Ada baiknya jika per asli bawaan mobil disimpan dan tidak dipotong. Anda bisa ganti dengan per aftermarket yang dijual di pasaran. Bisa juga dengan mengganti satu set sokbreker aftermarket yang lebih ceper, seperti Kayaba, Tokico, Eibach, Monroe, atau Bilstein.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X