Kursi MotoGP Penuh, Alex Marquez Coba Realistis

Kompas.com - 22/06/2019, 14:02 WIB
Alex Marquez, adik dari Marc Marquez, yang kini berlomba di Moto2. AFP/PETER PARKS Alex Marquez, adik dari Marc Marquez, yang kini berlomba di Moto2.

CATALUNYA, KOMPAS.com - Pebalap Moto2 Alex Marquez mengatakan masih bisa menunda impiannya untuk tampil di MotoGP. Alex mencoba realitis apabila tahun depan belum ada tempat untuk berlaga di kelas premier.

Sebelumnya, adik kandung juara dunia Marc Marquez itu diketahui sedang mengincar kursi Pramac Ducati. Hal itu dikonfirmasi oleh sang manager, Emilio Alzamora yang mengatakan Alex ingin mengikuti jejak kakaknya.

Baca juga: Honda Genio Meluncur, Scoopy 150 Segera Menyusul

"Saya realistis. Impian saya yaitu ingin ke MotoGP tahun depan, tapi saya harus realistis bahwa adakah tempat dan pastinya butuh pertimbangan banyak hal," kata Alex memgutip GPOne, Sabtu (22/6/2019).

Anggapan Alex ada benarnya, sebab kursi kosong di MotoGP musim 2020 sangat terbatas. Semua kursi di tim pabrikan sudah penuh begitu pun di tim satelit, termasuk Pramac Ducati yang kini diisi duet Jack Miller dan Bagnaia.

"Saya memilih tidak memikirkan hal tersebut, sebab beberapa tahun ini sangat berat bagi saya, jika saya melakukan perkerjaan saya dengan baik, Emilio akan lebih mudah melakukan ini (mendapatkannya tim)," kata Alex.

Baca juga: Harga Beda Sedikit, Honda yakin Genio Tak Ganggu Scoopy

GPOne menyebut bisa saja ada tempat kosong pada 2020 namun harus ada kejadian tak terduga. Dua tim yang memungkinkan yaitu Avintia Ducati dan Tech3 KTM. Namun peluang pada 2021 lebih terbuka karena sebagian pebalap habis masa kontrak.

"Saat membuat pilihan, maka itu harusnya pilihan yang tepat, karena sesudah itu akan sangat sulit untuk kembali. Saya siap untuk melanjukan balapan beberapa tahun di Moto2 dan kemudian berpindah ke MotoGP 2021," katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X