Viral Sienta Tertancap Besi, Ini Tips Aman Lewati Proyek Pembangunan

Kompas.com - 18/06/2019, 09:02 WIB
Toyota Sienta terkena besi di jalan TransyogiFacebook Toyota Sienta terkena besi di jalan Transyogi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah video kecelakaan di jalan raya kembali viral di media sosial. Video tersebut memperlihatkan satu mobil Toyota Sienta tertimpa tiang besi hingga tembus ke dalam kabin.

Video yang dikatakan terjadi di sekitar proyek Tol Cibubur tepatnya di ruas jalan Transyogi tepat di depan Mall Ciputra, Cibubur, Sabtu (15/6/2019). Video singkat tersebut memperliatkan Toyota Sienta diam tidak bergerak akibat besi panjang menancap dari kaca depan. 

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Peristiwa yang disinyalir murni karena kecelakaan kerja ini masih dalam penyelidikan pihak berwajib. 

Banyaknya proyek pembangunan yang melintasi ruas jalan di bawahnya menjadi perhatian bagi pengguna jalan. Instruktur keselamatan berkendara dan praktisi defensive driving, Rudi Novianto mengungkapkan perhatian lebih diberikan pada kondisi lingkungan seputar kendaraan.

Tidak Ada Sienta Hybrid di Indonesia

“Kalau saat jalan biasa mungkin hanya perhatian dari bawah, kiri, kanan dan belakang, saat melintas di area pekerjaan juga menambah perhatian ke bagian atas. Bagian atas ini jarak tengok memang terbatas, karena kita tidak dapat mengontrol. Yang bisa dilakukan meningkatkan situasional awareness,” ucap Rudi yang dihubungi Senin (16/6/2019).

Rudi menjelaskan pengendara wajib meningkatkan kewaspadaan ketika memasuki area proyek seperti di ruas jalan Transyogi dan tol Cikampek yang tengah dilakukan pembangunan elevated road. Pengendara harus dapat memandang jauh ke depan termasuk berhati-hati ketika melihat ada kegiatan pekerjaan tengah dilakukan di atas.

“Misal ada crane tengah bergerak untuk melakukan pekerjaan, pengemudi bisa memperlambat laju atau berhenti agar kendaraan tidak berada di bawah jalur gerak. Pengemudi juga dapat memilih jalur yang tidak tepat di atas pekerjaan yang tengah dilakukan. Ini defensive driving,” ucap Rudi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X