Alasan Honda Super Cub C125 Makin Mahal Saja

Kompas.com - 17/06/2019, 08:02 WIB
Honda Super Cub C125 mengantungi 37 surat pemesanan di Telkomsel IIMS 2019.KOMPAS.com/Gilang Honda Super Cub C125 mengantungi 37 surat pemesanan di Telkomsel IIMS 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski pasar sepeda motor bebek sudah mulai meredup namun ada satu produk bebek yang masih menyita perhatian. Produk tersebut adalah Honda Super Cub C125.

Diperkenalkan pada 2018 lalu, Super Cub menjadi jualan Honda yang berhasil mengangkat pamor motor bebek. Ini terbukti dengan antrian pemenuhan barang alias inden hingga 2020.

Namun saat pemenuhan permintaan masih berlangsung, Honda menaikkan harga Super Cub. Bulan ini kenaikan sekitar Rp 2 juta-an dari Rp 57 juta, menyamai kenaikan April-Mei lalu sebesar Rp 2 juta.

General Manager Sales Division PT Astra Honda Motor (AHM), Didi Kwok mengungkapkan, kenaikan harga Super Cub harus dilakukan. Menurutnya ada beberapa hal yang tidak dapat dihindarkan terkait kenaikan harga ini.

Harga Motor Bebek Setelah Lebaran, Super Cub Makin Mahal

“Super Cub C125 adalah produk impor. Kenaikan harga ini karena ada kenaikan harga juga di negara asalnya (Thailand),” ucap Didi yang dihubungi Sabtu (15/6/2019).

Didi mengungkapkan pihaknya mau tidak mau harus menyesuaikan harga yang ditawarkan ke konsumen. Kenaikan ini menurut Didi tidak akan mempengaruhi permintaan motor bebek retro tersebut.

Saat ini Super Cub dibanderol Rp 59.271.000. Motor ini masuk dalam produk yang mendapat layanan Big Wing Honda karena berstatus CBU.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X