Viral Pria Acungkan Pistol di Jalan, Ingat Cara Jaga Emosi di Jalan

Kompas.com - 16/06/2019, 09:02 WIB
Terjebak kemacetan, pengemudi BMW mengeluarkan pistol di Jalan Alaydrus, Jakarta Pusat. tangkapan layar akun @fakta.jakarta Terjebak kemacetan, pengemudi BMW mengeluarkan pistol di Jalan Alaydrus, Jakarta Pusat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aksi koboi jalanan kembali tertangkap kamera dan viral di media sosial. Seorang pengendara BMW menerobos jalan berlawanan dan mengeluarkan pistol untuk mengintimidasi pengguna jalan lain.

Peristiwa tersebut terjadi di jalan Alaydrus, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (14/6/2019). Pelaku merasa tengah berada di jalan satu arah yang membuatnya emosi saat berhadapan dengan mobil lain dari arah berlawanan.

Aksi koboi ini terekam kamera dan viral, membuat warganet geram. Salah satu alasannya, korban tengah membawa anak kecil yang melihat peristiwa penodongan senjata. Akhirnya korban memundurkan kendaraannya dan memberikan jalan pada pelaku tersebut.

Akhirnya pelaku bernama Andi Wibowo berhasil ditangkap, Sabtu (15/6/2019). Pelaku mengaku tersulut emosi dan meminta maaf.

Akibatnya Andi harus berhadapan dengan hukum akibat kepemilikan senjata api dan pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman penjara 13 tahun.

Jaga Emosi Berkendara saat Puasa, Ini Rahasianya

Ingat Emosi di Jalan Raya

Peristiwa tidak menyenangkan seperti ini jadi resiko saat berkendara di jalan raya. Sebagai pengguna jalan yang baik, ada cara untuk menghindari emosi-emosi sesaat ketika bertemu masalah di jalan.

“Sederhana saja untuk menghindari emosi di jalan. Kita sebagai pengemudi harus belajar mengemudi defensif dan tidak agresif. Jaga jarak, berangkat tidak terlalu mepet dan mempersiapkan rute, termasuk menghindari masalah di jalan dan emosi tadi,” ucap instruktur keselamatan berkendara Rifat Drive Labs (RDL), Andry Berlianto yang dihubungi Sabtu.

Andry juga mengungkapkan kesabaran di jalan adalah yang utama. Mengalah dan selalu berpikir posisti jika ada masalah di jalan adalah sikap terbaik.

“Intinya sabar. Kita jangan bereaksi dengan pihak-pihak yang emosi. Mengalah saja. Tenangkan diri. Pikirkan orang lain dan diri sendiri, kita tidak tahu berhadapan dengan siapa di jalan, bisa-bisa seperti kasus ini dia bawa pistol. Itu berbahaya,” ucap Andry.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Fakta Jakarta (@fakta.jakarta) on Jun 14, 2019 at 5:01am PDT

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X