Ini Fakta Benar soal Panaskan Mesin Mobil Transmisi Matik

Kompas.com - 14/06/2019, 15:42 WIB
Transmisi OtomatisStanly/Otomania Transmisi Otomatis

JAKARTA, KOMPAS.com - Transmisi otomatis mengalami peningkatan permintaan belakangan ini. Kemudahan berkendara menjadi idaman pemilik kendaraan terutama di perkotaan.

Terkait transmisi otomatis ini berbagai informasi berkembang di masyarakat. Belakangan yang tersebar di media sosial adalah mengenai memanaskan mobil dengan tuas di posisi P.

Dalam informasi tersebut dikatakan memanaskan mobil di posisi P akan membuat pompa oli tidak bekerja dan tidak melumasi komponen yang ada yang akhirnya membuat transmisi aus dan umurnya lebih pendek. Informasi tersebut juga menyebutkan baiknya memanaskan mobil dalam posisi tuas di N.

Menanggapi informasi ini, Head Product Improvement Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi mengungkapkan informasi tersebut tidak benar dan mengarah pada kekeliruan.

“Tidak benar informasi tersebut. Antara posisi P dan N, oli transmisi tetap bekerja,” ucap Bambang yang dihubungi Jumat (14/6/2019).

Toyota Rush Transmisi Matik Masih Inden

Informasi terkait memanaskan mobil di posisi P bagi transmisi otomatis tersebar di media sosialFacebook Informasi terkait memanaskan mobil di posisi P bagi transmisi otomatis tersebar di media sosial

Bambang menjelaskan, pada saat posisi P, lock output shaft terkunci secara manual. Saat tuas digerakkan ke posisi N, kunci terlepas dari shaft.

Dalam proses kerja mobil bertransmisi otomatis, pompa oli transmisi akan langsung bekerja selaras dengan putaran mesin.  Begitu mesin menyala, pompa oli bekerja, tekanan oli langsung bergerak melumasi kampas.

“Jadi tidak ada pengaruhnya mau di P dan N. Lagipula sekarang memanaskan mobil itu tidak perlu lama-lama, teknologi material dan oli sudah lebih canggih. Begitu mesin menyala, mau langsung dipakai juga tidak masalah,” ucap Bambang.

Terkait posisi tuas yang tepat, Bambang menyarankan tetap di P. Alasannya untuk keamanan agar mobil tidak bergerak.



Terkini Lainnya

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Kabin Mobil Bisa Jadi Sarang Kotoran

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

Kawasaki KLX 230 Versi Ekspor Sudah Pakai ABS

News
Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Ban Khusus Motor MiniGP Buatan Lokal

Aksesoris
Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Kotoran Burung, Musuh Utama Mobil saat Parkir

Tips N Trik
Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Terlalu Sering Cuci Mobil, Ada Efek Negatifnya

Tips N Trik
Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

Sigra Masih Jadi Mobil Terlaris Daihatsu

News
Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

Honda Enggan Berkomentar soal MPV Murah Renault

News
Fungsi 'Coating' untuk Mobil Bekas

Fungsi "Coating" untuk Mobil Bekas

Tips N Trik
Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

Kawasaki KLX 230 Tak Lagi Karburator

News
Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

Jualan Calya Turun, Ini Kata Toyota

News
Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan 'Garuk Tanah' Kawasaki

Duet KLX 230 dan KLX 230R Lengkapi Pasukan "Garuk Tanah" Kawasaki

News
Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

Kawasaki Indonesia Tepis Kabar Produksi Ninja ZX-25R

News
Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

Nissan Belum Terbuka dengan Penjualan Livina

News
Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux 'Single Cabin'

Alasan Menggunakan Mesin Baru di Hilux "Single Cabin"

Teknologi
Cara Mudah Merawat Busi Tetap Prima

Cara Mudah Merawat Busi Tetap Prima

Tips N Trik

Close Ads X