Hari Ini 62.379 Unit Kendaraan Diprediksi Kembali ke Jakarta

Kompas.com - 07/06/2019, 17:02 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

CIKAMPEK, KOMPAS.com - PT Jasa Marga mencatat 140.672 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama pada H1 dan H1 Lebaran 2019. Peningkatan volume kendaraan yang menuju ke arah Timur diklaim sangat signifikan, yakni 203,79 persen dari kondisi harian normal yang hanya 46.306 unit.

Khusus pada H2 (6/6/2019), tercatat 66.842 kendaraan melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka tersebut naik sebesar 288,7 persen dari lalu lintas normal yang hanya 23.153 kendaraan.

"Untuk kepadatan sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek masih terpantau di beberapa titik jelang rest area, seperti Rest Area Km 33A, Km 39A dan Km 57A Jalan Tol Jakarta-Cikampek," ucap Corporate Communications Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti di Cikampek Utama, Jumat (7/6/2019).

Baca juga: Banyak yang Mudik Susulan, Kondisi Tol Trans Jawa Masih Padat

Irra menjelaskan, Jasa Marga memprediksi arus balik Lebaran 2019 dimulai pada hari ini dengan perkiraan total 62.379 kendaraan yang kembali masuk ke Jakarta melalui GT Cikampek Utama. Angka tersebut naik 278,1 persen.

Diberlakukan rekayasa lalu lintas one way yang dimulai pada dari GT Kalikangkung Km 414 hingga Km 70 GT Cikampek Utama, Jasa Marga mengimbau pemudik memperhatikan kondisi terkini di lapangan. Terutama mengenai antisipasi waktu keberangkatan, kondisi lalu lintas serta rute perjalanan alternatif lainnya.

Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).
Hal serupa juga diutarakan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi. Menurut Budi, baiknya masyarakat yang akan kembali ke Jakarta memanfaatkan jam berlakunya one way, dan sebisa mungkin untuk tidak melakukan perjalanan saat sore atau malam hari.

"Kalau mereka melakukan perjalanan malam hari, otomatis durasi waktu mereka melakukan istirahat akan lebih banyak atau panjang, menginggat jam biologisnya sudah untuk istirahat. Dikhawatirkan akan terjadi penumpukan di rest area, jadi saran saya berangkat pagi hari agar sore sudah bisa masuk Cikampek atau Jakarta," ujar Budi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.