Penerapan "One Way" Arus Balik Hari Pertama Mundur Dua Jam

Kompas.com - 07/06/2019, 15:26 WIB
Kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5). KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGKendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati jalan tol cikopo palimanan di Jawa Barat, Minggu (2/6/2019). Sistem satu arah atau one way mulai diterapkan di jalan tol Jakarta-Cikampek hingga tol Batang-Semarang di Jawa Tengah pada H-6 Lebaran 2019, Kamis (30/5).
Penulis Stanly Ravel
|

CIKAMPEK, KOMPAS.com - Atas diskresi kepolisian, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, memberlakukan rekayasa lalu lintas one way arus balik Lebaran 2019. Pembukaan jalur satu arah dari KM 414 Kalikangkung dimuali sejak pukul 14.05 WIB dan akan berakhir di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama atau Km 70.

Pemberlakuan one way hari pertama pada periode arus balik Lebaran 2019 ini mundur dua jam lima menit. Sebelumnya diumumkan penerapan one way akan dimulai pada pukul 12.00 WIB.

"Mundurnya penerapan karena mempertimbangkan ramainya lalu lintas di kedua arah, baik arah Jakarta maupun arah Cikampek, yang masih seimbang hingga menjelang tengah hari. Selain itu, penundaan jam pemberlakuan one way juga disebabkan oleh sebagian besar pengguna jalan juga masih memanfaatkan rest area di jalur arah Cikampek untuk sholat Jumat sehingga pembersihan jalur arah Cikampek tertunda," ucap Corporate Communications Department Head Jasa Marga Irra Susiyanti, di Cikampek Utama, Jumat (7/6/2019).

Baca juga: Banyak yang Mudik Susulan, Kondisi Tol Trans Jawa Masih Padat

Menurut Irra, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek telah menyiapkan skenario pengaturan operasional GT Cikampek Utama yang merupakan GT barrier selama pelaksanaan rekayasa lalu lintas one way arus mudik dan balik berlangsung. Mulai dari penambahan gardu operasi, sampai mengoperasikan puluhan mobil reader secara tandem agar bisa cepat melayani transaksi para pemudik yang balik ke Ibu Kota.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi, memprediksi arus balik dengan dibukannya one way dari Semarang akan tiba di Cikampek paling lambat setelah magrib. Dengan demikian, sebagian besar pemudik sudah bisa masuk ke Jakarta saat malam hari.

Foto udara kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Gerbang Tol Cikampek Utama di malam hari di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 siang hari terpantau padat merayap.KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG Foto udara kendaraan pemudik dari arah Jakarta melewati Gerbang Tol Cikampek Utama di malam hari di Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). Volume arus mudik dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 siang hari terpantau padat merayap.

"Kemungkinan saat sore hari, kalau mereka (pemudik) jalan terus dari Semarang itu lancar saja bisa empat atau lima jam. Jadi kemungkinan malam sekitar pukul 21.00 WIB sudah mulai masuk Jakarta," ujar Budi.

Baca juga: Arus Mudik ke Jawa Tengah Masih Ramai

Lebih lanjut Budi, untuk waktu penerapan one way pada hari pertama masih sama dengan yang sudah diagendakan, yakni berakhir pada pukul 24.00 WIB. Namun kondisi tersebut nantinya akan diputuskan oleh kepolisian.

"Sampai saat ini belum ada yang berubah untuk waktu tutupnya, tapi ini berlangsung dinamis. Kepolisian akan melihat dan membaca situasi di lapangan, bila masih padat maka bisa saja diperpanjang atau sebaliknya juga bisa," ucap Budi.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X