Alasan Kawasaki Setia dengan Karburator untuk KLX 150

Kompas.com - 27/05/2019, 08:22 WIB
Presiden Joko Widodo mengendarai motor trail Kawasaki KLX 150 meninjau lokasi tambak udang dan ikan bandeng sebagai bagian dari program perhutanan sosial di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Rabu (1/11/2017). Terlihat ada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mendampingi di belakangnya. Fabian Januarius KuwadoPresiden Joko Widodo mengendarai motor trail Kawasaki KLX 150 meninjau lokasi tambak udang dan ikan bandeng sebagai bagian dari program perhutanan sosial di Kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Rabu (1/11/2017). Terlihat ada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mendampingi di belakangnya.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) kembali meluncurkan motor terbaru di segmen motor offroad. Mereka resmi memasarkan KLX 230 yang sudah dibekali dengan sistem pembakaran injeksi.

Kentaro Takeshita, Division Head Marketing PT KMI, mengatakan, KLX 230 adalah versi upgrade dari KLX 150. Sementara KLX 150 sendiri, masih mengandalkan karburator untuk sistem pembakarannya.

Baca juga: Kawasaki Klaim KLX 150 Tak Terpengaruh CRF 150

Kawasaki hingga kini tidak memiliki niatan untuk menghentikan produksi dari KLX 150, termasuk juga dengan mengganti sistem pembakarannya menjadi injeksi. Menurut Takeshita, motor trail mereka yang satu itu masih ada pasarnya.

"Menurut hasil penelitian kami, konsumen KLX 150 masih senang menggunakan karburator, permintaannya masih ada. Selain karena mudah dimodifikasi, biaya perawatannya juga murah," jelas Takeshita, saat peluncuran KLX 230 di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019, Rabu (22/5/2019).

Baca juga: Kasar, Kawasaki KLX 230 Tinggalkan Suspensi Upside Down

Takeshita menambahkan, "Untuk injeksi, kami juga sudah mempelajarinya. Namun, masih lebih banyak permintaan untuk karburator. Jadi, kami belum akan menggantinya dengan injeksi."

KLX 230 dijual dengan harga perkenalan hingga 30 Juni 2019. Varian standar dibanderol Rp 39,9 juta (OTR Jakarta) dan varian special edition dibanderol Rp 42,3 juta (OTR Jakarta).

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X