Ban Kurang Angin Justru Bisa Bikin Pentil Mudah Robek

Kompas.com - 25/05/2019, 14:25 WIB
Petugas Sudinhub Jakarta Timur mencabut pentil motor yang parkir di bahu jalan di depan Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9/2013). Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di kawasan Jatinegara.KOMPAS.COM/RATIH WINANTI RAHAYU Petugas Sudinhub Jakarta Timur mencabut pentil motor yang parkir di bahu jalan di depan Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (23/9/2013). Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di kawasan Jatinegara.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepeda motor yang masih memakai ban dalam ada baiknya tidak sering diajak dalam kondisi kurang tekanan angin. Sebab ban yang kempis dan dipaksa jalan berisiko membuat pentil ban robek.

Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen IRC Tire, mengatakan, hal itu bisa terjadi karena pentil pada ban dalam dibuat menyatu, beda dengan pentil ban tubeless yang mengikat di pelek.

Baca juga: Alasan Ban Radial Lebih Ideal Buat Motor Sport

"Khusus yang masih pakai pentil tube tidak boleh tekanan angin kurang dipakai terus menerus karena bisa mengakibatkan valve di pentil copot atau malah robek dari ban dalamnya," kata Dodi kepada Kompas.com.

Dodi merinci, pentil ban bisa robek lantaran posisi pentilnya tidak tegak. Sehingga saat sering dipakai jalan, bagian bawah pentil yang menyabung ke ban dalam dalam tidak sanggup menahan beban sehingga robek.

Baca juga: Cara Mudah Lihat Keausan Ban

"Pada saat tekanan angin kurang artinya ban jadi menanggung beban lebih berat. Dalam kondisi tersebut posisi pentil ikut miring dan bisa membuat pentil lepas dari ban dalam," jelasnya.

Dodi mengatakan, untuk itu jangan biarkan ban kurang angin terus menerus. Kemudian isi angin ban sesuai ketentuan yang disarankan pabrikan. Jangan lupa untuk memakai tutup pentil karena berfungsi menjaga ban tak mudah bocor.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X