Mudik Pakai Motor dari Kacamata Produsen

Kompas.com - 24/05/2019, 08:02 WIB
Sejumlah pemudik motor melewati jalan raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (18/6/2018). Memasuki H+3 Lebaran, arus balik yang melalui jalur Puncak, Bogor mulai didominasi pemudik motor yang berasal dari wilayah Cianjur, Bandung, Pangandaran dan Tasikmalaya.ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAH Sejumlah pemudik motor melewati jalan raya Puncak, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (18/6/2018). Memasuki H+3 Lebaran, arus balik yang melalui jalur Puncak, Bogor mulai didominasi pemudik motor yang berasal dari wilayah Cianjur, Bandung, Pangandaran dan Tasikmalaya.

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki 2W mendukung pemerintah yang terus mengimbau masyarakat untuk tidak mudik menggunakan sepeda motor. Walaupun tak dapat dipungkiri tren mudik memakai motor terus meningkat tiap tahun.

"Suzuki terus mendukung saran pemerintah. Karena kita sadar mudik lebih banyak jarak jauh, dan perjalanan jauh pasti melelahkan," kata Yohan Yahya, Departement Head of Sales & Marketing 2W PT SIS 2W di Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Baca juga: Alasan Honda Masih Buka Posko Mudik

Meski begitu Yohan menekankan mudik pakai motor itu pasti ada. Karena itu dia menganjurkan para pemudik membekali diri dan keluarga dengan baik. Mulai dari kesiapan diri dan juga kendaraan yang akan dipakai.

"Kita bandingkan saja, bermotor saat tidak mudik (touring), jalan sudah 300 km pasti melelahkan. Ini mudik sambil membonceng anak, istri dan barang bawaan pasti sangat melelahkan," kata Yohan.

Baca juga: Banyak Dipakai Mudik, BMW Buka Bengkel Siaga

Tahun ini Suzuki membuat program bertajuk "Ketupat Mudik Lebaran 2019" baik untuk pemudik yang menggunakan mobil ataupun motor. Suzuki menyiapkan 15 titik bengkel jika motor mengalami kendala.

"Intinya kita mendukung pemerintah. Tapi bagaimanapun mudik pakai motor pasti ada," kata Yohan.




Close Ads X