Honda Nikmati Peningkatan Pasar Sepeda Motor Kuartal Pertama

Kompas.com - 21/05/2019, 14:22 WIB
Booth Honda di GIIAS 2018. ISTIMEWABooth Honda di GIIAS 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Produsen roda empat sudah mengungkapkan penurunan pasar pada periode Januari-April tahun ini. Penurunannya bahkan dikatakan sekitar 13 persen.

Namun kondisi berbeda dihadapi produsen roda dua. Honda sebagai pemimpin pasar justru melaporkan peningkatan penjualan mereka di periode yang sama.

“Kalau Honda melihat empat bulan ini jualan kita tumbuh 13 persen, wholesale. Kita tumbuh dari 1,5 juta unit menjadi lebih 1,7 juta unit,” ucap Direktur Permasaran PT Astra Honda Motor ( AHM), Thomas Wijaya saat ditemui di Jakarta, Senin (20/5/2019).

Menurut Thomas, tahun ini ada pertumbuhan pasar ditambah dengan momentum Lebaran. Ia memperkirakan hasil penjualan selama satu tahun ini tidak akan berbeda dengan raihan tahun lalu.

Lorenzo Nilai Honda RCV Tidak Ramah Pebalap

“Untuk total pasar, akhir tahun sekiranya sama dengan tahun lalu sekitar 6 juta sampai 6,3 juta unit. Kita sendiri kurang lebih sama, sekitar 4,5 juta unit sampai 4,7 juta unit,” ungkap Thomas.

Jika kondisi politik tahun ini mempengaruhi pasar roda empat, Thomas mengungkapkan pada April dan Mei justru melihat ada pergerakan positif. Menurutnya ini dampak dari panen perkebunan yang sudah ada hasil di akhir April dan Mei.

“Kedua ada kebutuhan sebelum Lebaran. Lalu ketiga ada dampak positif kenaikan gaji dan bonus dari PNS maupun swasta. Ini kita harapkan dongkrak penjualan Mei. Di Lebaran sendiri pasar biasanya terdongkrak naik 10 sampai 12 persen,” ucap Thomas.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X