Menhub Ingatkan Lagi soal "One Way" di Tol Trans Jawa

Kompas.com - 20/05/2019, 08:22 WIB
 Sejumlah kendaraan arus balik melintas ruas Tol Cipali kilometer 188 di jalur Jakarta menuju Jawa Tengah Rabu petang (20/6/2018). KOMPAS.COM / Muhamad Syahri Romdhon Sejumlah kendaraan arus balik melintas ruas Tol Cipali kilometer 188 di jalur Jakarta menuju Jawa Tengah Rabu petang (20/6/2018).
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan ( Menhub) Budi Karya Sumadi, kembali mengingatkan kepada masyarakat terkait adanya sistem satu satu arah di musim mudik 2019. Hal ini diserukan ketika melakukan tinjauan arus mudik bersama Jasa Marga dan Korlantas Polri.

"Top isu sekarang adalah penerapan one way dari Cikarang Utama sampai Brebes. Saya ingin informasi tersebut menjadi suatu pengetahuan umum bagi semua orang," ujar Menhub dalam siaran resmi PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Minggu (19/5/2019).

Budi menjelaskan, kebijakan satu arah saat mudik akan berlaku selama empat hari selama 24 jam mulai 30 Mei sampai 2 Juni 2019. Titik lokasinya akan dimulai dari Km 29 Cikarang Utama hingga Brebes Barat atau Km 262.

Baca juga: Sistem One Way di Tol Trans-Jawa Berlaku 24 Jam

Menurut Budi, kedua jalur baik ke arah Jawa (A) maupun ke arah Jakarta (B), hingga rest area baik di kiri atau kanan jalan jalan bisa dimanfaatkan pemudik yang akan mengarah ke Timur atau meningglkan Jakarta. Sementara untuk kendaraan yang menuju Jakarta dialihkan melalui jalan arteri Pantura dan bisa masuk kembali dari Gerbang Tol (GT) Cikarang Barat 4 dan 5, serta Cikarang Utara.

Sementara untuk arus balik, penerapan one way akan dilakukan khusus kendaraan ke arah Jakarta selama tiga hari mulai dari 8 sampai 10 Juni 2019. Manajemen satu arah saat balik akan dilakukan dari Km 189 Palimanan sampai Km 29 Cikarang Utama.

Pintu Tol Cikarang UtamaGARRY ANDREW LOTULUNG/Kompas.com Pintu Tol Cikarang Utama
"Kondisi lalu lintas diberlakukan kembali dua arah setelah KM 29 Tol Jakarta - Cikampek, dan untuk pemakai jalan yang akan menuju arah Jawa Tengah diarahkan melalui GT Cibitung 1, Cikarang Utara, dan GT Cikarang Barat 3 menuju jalur Pantura. Lalu bisa kembali masuk ke tol melalui GT Plumbon 2 sedangkan yang akan menuju Bandung masuk kembali melalui GT Sadang," ucap Budi.

Baca juga: Catat, Tanggal 23 Mei Tidak Ada Transaksi di GT Cikarang Utama

Sementara itu, terkait soal relokasi GT Cikarang Utama yang pindah ke GT Cikampek Utama di Km 70 dan GT Kalihurip Utama di Km 67, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani, menjelaskan persiapannya sudah terus berjalan. Menurut Desi, untuk GT Cikampek Utama sudah 82,61 persen, sementara GT Kalihurip Utama 83.25 persen.

"Tanggal 23 Mei jam 00.00 WIB GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama sudah bisa berfungsi melayani pengguna jalan. Saat ini kami tinggal menyelesaikan sedikit lagi pekerjaan di gerbang-gerbang satelit," kata Desi.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X