Arti dari Indikator "Engine Check" Mobil Menyala

Kompas.com - 17/05/2019, 10:03 WIB
Simbol engine check.istimewa Simbol engine check.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahukan Anda jika indikator engine check pada mobil tiba-tiba menyala warna kuning atau merah? Apabila tanda itu aktif, artinya terjadi malfungsi atau terdapat masalah pada mesin mobil.

Jika mengalami hal seperti itu, jangan langsung panik karena pada umumnya mesin tidak akan langsung mati mendadak. Menurut Rusdi Sopandi, Manajer Mekanik Misterbrum.id, kondisi seperti itu dikarenakan ada gangguan atau terdapat sensor yang tidak berfungsi atau error.

"Salah satu sensor pada mobil mengalami gangguan, atau ada masalah lainnya yang menyebabkan indikator tersebut menyala," kata Rusdi kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tips Sederhana Merawat "Power Window"

Menurut dia, penyebab lain yang kebanyakan terjadi karena bagian mesin atau sensor tersebut terkena percikan/ genangan air saat melewati jalan basah atau banjir. Banyak sensor yang patut dicuragia, termasuk sensor air flow meter, sensor temperatur intake air, sensor oksigen, sensor MAP, sensor injektor, dan banyak lagi.

Bagaimana cara mengatasinya? Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Cabut kenektor aki negatif saat mesin mati. Hubungkan kabel konektor aki negatif dan positif, tunggu selama tiga detik, lalu pasang kembali. Kalau sudah dilakukan langkah ini, tanda engine check masih menyala, kemungkinan ada penyebab sensor yang rusak.

2. Scanner ulang. Langkah ini dipakai untuk mengetahui secara pasti, sensor apa saja rusak atau mengalami masalah. Jika ditemukan, segera perbaiki atau mengganti sensor yang rusak atau error.

”Kemungkinannya memang banyak. Jika tidak segera dicari penyebabnya, bisa jadi akibatnya mesin jadi boros bahan bakar, berat tarikan, tersendat, keluar asap hitam, susah hidup, atau masalah lain, bergantung kerusakan sensor,” ujar Rusdi.




Close Ads X