Taktik 'Setengah Hati' Suzuki Motor

Kompas.com - 09/05/2019, 03:31 WIB
Suzuki membawa produk roda dua di IIMS 2019Kompas.com/Setyo Adi Suzuki membawa produk roda dua di IIMS 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki 2W berhasil mengantungi 109 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama ajang Telkomsel IIMS 2019. Meski jualannya lumayan, Suzuki 2W tampak 'setengah hati' mengikuti pameran kali ini.

Alasannya ada beberapa, tahun ini Suzuki 2W tidak launching produk baru. Ukuran stan makin kecil berbagi tempat dengan mobil. Motor yang dipajang cuma motor jualan, serta tidak ada motor modifikasi ataupun motor konsep.

Menanggapi hal ini, Banggas F Pardede, Marketing Manager 2W PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, pihaknya awalnya menerapkan beberapa opsi, namun yang dipilih yaitu menahan meluncurkan motor baru.

Baca juga: Suzuki GSX Masih Jadi Incaran

"Itu cuma strategi saja, tadinya kita menerapkan beberapa opsi. Tapi di IIMS kita lihat marketnya lebih ke mobil maupun produk otomotif lain yang sifatnya lebih mendukung, bukan motor. Kita tetap all out, tapi memang kita belum luncurkan produk baru sampai waktu yang tepat," kata Banggas kepada Kompas.com, Rabu (8/5/2019).

Suzuki kantungi 109 unit SPK di Telkomsel IIMS 2019Foto: Istimewa Suzuki kantungi 109 unit SPK di Telkomsel IIMS 2019

Banggas mengatakan tiap pameran punya segmen yang berbeda, termasuk Telkomsel IIMS 2019. Walaupun sudah diikuti banyak merek motor, tetap saja motor show lebih menitikberatkan pada pameran mobil.

"Dari sisi publikasi saja sudah lebih besar mobil. Kalaupun kita luncurkan motor baru di IIMS kemarin mungkin nantinya apa yang mau kita sampaikan tidak ter-delivery dengan baik, karena porsi motor tidak terlalu besar," kata Banggas.

Baca juga: Mesin Tempel Kapal Suzuki Hadir di Telkomsel IIMS 2019

Ditanya soal kemungkinan peluncuran produk di ajang lain yakni di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2019, Banggas tutup mulut. Apalagi saat ini santer mengenai model terbaru Suzuki di kelas adventure yakni Suzuki DR150.

"Kalau itu saya tak bisa bicara. Tapi begini, tiap acara punya segmen yang berbeda. Let say, katakan di PRJ (Jakarta Fair) porsinya lebih besar mana, kan beda," kata Banggas.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X