Kompas.com - 05/05/2019, 19:03 WIB

JEREZ, KOMPAS.com - Jalannya balapan Moto2 di Jerez, Spanyol, dibuka dengan insiden fatal yang juga melibatkan Dimas Ekky Pratama. Insiden ini mengharuskan marshal yang bertugas mengibarkan red flag (bendera merah).

Bendera merah dikibarkan untuk menghentikan jalannya balapan karena alasan tertentu. Umumnya karena insiden kecelakaan yang fatal atau karena alasan teknis dan non teknis lainnya.

Baca juga: Hasil Moto2 Jerez; Baldassarri Menang, Dimas Ekky Kecelakaan Fatal

Selain bendera merah, masih ada beberapa bendera lainnya. Salah satunya bendera hijau, yang dikibarkan untuk mengisyaratkan kondisi trek yang aman.

Bendera kuning memiliki beberapa makna. Jika dikibarkan sebelum start, maka artinya balapan ditunda. Tapi jika di pertengahan balapan, menandakan ada insiden yang terjadi di depan. Perlu diketahui, menyalip saat bendera kuning dikibarkan tidak diperbolehkan.

Bendera biru dikibarkan jika ada pebalap yang akan di-overlap. Pebalap tersebut diharuskan memberikan jalan untuk pebalap yang akan menyalipnya.

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Dimas Ekky di Moto2 Jerez 2019

Bendera putih dengan garis silang merah dikibarkan jika hujan turun. Biasanya, dikombinasikan dengan bendera garis merah dan kuning. Menandakan lintasan sudah basah dan status balapan berubah menjadi wet race.

Bendera putih dikibarkan jika terjadi perubahan cuaca. Sehingga, pebalap diperbolehkan mengganti motor dengan ubahan yang sesuai untuk kondisi cuaca tersebut. Misalnya, dari cuaca kering ke hujan.

Bendera hitam dengan lingkaran oranye, menginformasikan kepada pebalap bahwa motor yang digunakannya bermasalah dan dapat membahayakan pebalap lain. Misalnya, keluar asap atau ada kebocoran oli.

Baca juga: Kecelakaan Fatal, Dimas Ekky Langsung Dilarikan ke Rumah Sakit

Bendera hitam, biasanya bersamaan dengan nomor start pebalap di sisinya. Bendera ini menandakan pebalap yang dimaksud didiskualifikasi.

Terakhir, bendera kotak hitam putih yang menandakan jalannya balapan telah selesai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.