Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 26/04/2019, 11:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Suzuki Motor Corporation (SMC) kewalahan dengan permintaan SUV Jimny yang melonjak sejak diperkenalkan. Dalam update terbaru, pemenuhan permintaan dalam negeri di Jepang bahkan harus menunggu selama satu tahun dan untuk pasar Eropa selama enam bulan.

Kenyataan ini membuat pertanyaan, mengapa Jimny tidak diproduksi di dalam negeri? Pertanyaan ini juga yang disampaikan kepada Managing Officer SMC untuk wilayah Asia, Shuji Oishi, Kamis (25/4/2019).

"Saya juga sudah meminta SMC, kami ingin membuat produksi juga ingin semakin cepat. Kami terus bernegosiasi dengan pihak Jepang," ucap Oishi di sela world premiere New Carry di ajang Telkomsel IIMS 2019.

Oishi meyakinkan, dirinya yang memegang kebijakan untuk pasar Asia ingin Jimny terbaru diproduksi di Indonesia. Alasannya, dari mesin dan transmisi sudah diproduksi di dalam negeri untuk model Ertiga dan Carry terbaru.

Baca juga: Suzuki Mulai Tampung Pesanan Jimny di IIMS 2019

Oishi juga menutup kemungkinan India dalam kompetisi memproduksi Jimny. Ia sangat berharap kesempatan tersebut bisa diberikan pada Indonesia.

"Dulu Katana diproduksi di sini. Jadi saya rasa kemungkinan cukup besar," ucap Oishi.

Oishi sendiri berharap Suzuki Indomobil Indonesia (SIS) terus berupaya agar produksi Jimny di Indonesia dapat segera terealisasi, terutama dengan pendekatan ke pihak prinsipal.

"Karena di Jepang, produksi setahun untuk Jimny hanya 75 ribu unit. Jadi memang ini hanya menunggu kapan waktu yang tepat, karena di Indonesia sudah siap kalau mau produksi," ucap Oishi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.