DP Nol Persen Belum Optimal Bantu Jualan Mobil

Kompas.com - 24/04/2019, 11:42 WIB
Suasana pameran IIMS 2017 di Hall D, JI Expo Kemayoran di akhir pekanOtomania/AZW Suasana pameran IIMS 2017 di Hall D, JI Expo Kemayoran di akhir pekan

JAKARTA, KOMPAS.com - Program kepemilikan kendaraan uang muka nol persen atau DP nol persen yang sudah diluncurkan pemerintah, dinilai belum produktif meningkatkan penjualan kendaraan. Setidaknya ini yang dirasakan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) terhadap keefektifan kebijakan tersebut.

“Bisa kita lihat, tiga bulan pertama di 2019 penjualan turun. Jadi efek DP nol persen itu belum terlalu mengangkat dan menurut prediksi saya akan mulai terasa setelah dua sampai tiga tahun mendatang,” ucap Direktur Pemasaran PT SIS 4W Donny Saputra saat ditemui Selasa (23/4/2019).

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ( Gaikindo) penurunan tiga bulan pertama 2019 dibanding tahun lalu sebesar 13,1 persen. Donny mengungkapkan ada kesulitan yang dihadapi pihak peminjam untuk memberikan kemudahan pada calon konsumennya.

“Perusahaan leasing tidak bisa memberikan pada smebarang orang yang ingin menggunakan program itu. Ada seleksinya seperti mempertimbangkan pemasukan atau income konsumen, NPL, dan lainnya. Sedangkan mereka tidak bisa mendapatkan keseluruhan data dari konsumen tersebut, jadi cukup sulit untuk menerbitkan program DP nol persen,” papar Donny.

Banyak Konsumen BMW yang Manfaatkan DP 0 Persen

Donny juga mengungkapkan, saat ini hampir 80 persen data penjualan yang membeli mobil baru adalah first time buyer. Ini membuat pihak leasing kesulitan untuk mencari rekam jejak calon konsumennya dan sulit untuk memberikan kemudahan uang muka nol persen.

Donny berharap di beberapa tahun ke depan, saat data calon konsumen terintegrasi, perusahaan pembiayaan tidak akan kesulitan untuk memberikan penilaian. Pengecekan akan lebih mudah dan cepat.




Close Ads X