Kompas.com - 16/04/2019, 07:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Rencana ekspor alat mekanis multiguna pedesaan (AMMDes) rupanya telah menemui titik terang. Kondisi ini dibuktikan dengan penandatanganan letter of intent antara PT Kreasi Mandiri Wintor Distributor dan PT Repindo Jagad Raya yang dilakukan di ajang The 2nd AMMDes Summit 2019 di ICE BSD, Tangerang, Senin (15/4/2019).

Rencananya, Repindo Jagad Raya akan mengekspor 10.000 AMMDes ke 49 negara, termasuk juga beberapa negara di Asia Tenggara hingga 2023. Sayangnya, tidak dijabarkan ke mana saja kendaraan "pak tani" tersebut akan dikirim.

"Di samping terbukti mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, AMMDes juga telah diminati oleh negara-negara lain," ucap Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto dalam siaran resmi, Senin (15/4/2019).

Baca juga: Kemenperin Bakal Siapkan AMMDes Versi Listrik

Lebih lanjut, Airlangga mengatakan, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pemanfaatan dan pengembangan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes). Hingga 2020, kapasitas produksi terpasang mencapai 12.000 per tahun.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan serah terima AMMDes ambulance feeder sebanyak dua unit dari PT KMWI kepada United States Agency for International Development (USAID) untuk kebutuhan pelayanan kesehatan.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat meninjau Alat Mekanis Multiguna Perdesaan ( AMMDes) di acara Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (02/08/2018). Pada pameran otomotif GIIAS kali ini mengusung tema Beyond Mobility yaitu mobil-mobil teknologi masa depan yang diklaim ramah lingkungan, Acara ini akan berlangsung hingga 12 Agustus 2018.ANDREAS LUKAS ALTOBELI Presiden Republik Indonesia Joko Widodo saat meninjau Alat Mekanis Multiguna Perdesaan ( AMMDes) di acara Gaikindo Indonesia Internasional Auto Show (GIIAS) 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (02/08/2018). Pada pameran otomotif GIIAS kali ini mengusung tema Beyond Mobility yaitu mobil-mobil teknologi masa depan yang diklaim ramah lingkungan, Acara ini akan berlangsung hingga 12 Agustus 2018.

Sementara itu, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto menjelaskan bahwa AMMDes mempunyai model dasar yang dilengkapi dengan flat deck dan fitur power take off (PTO). Mesin diesel yang digunakan juga telah mengalami penyesuaian untuk mendapatkan performa yang lebih baik dalam medan off road dan berbukti.

"Saat ini, AMMDes telah diproduksi massal dengan pengembangan aplikasi untuk pertanian, perkebunan, perikanan, kesehatan, dan tanggap darurat bencana. Karena itu, Kemenperin terus mendorong pengembangan AMMDes sebagai salah satu karya anak bangsa yang perlu diapresiasi karena wujud kemandirian industri nasional," kata Harjanto.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.