AMMDes Diklaim Potensial Menggerakkan Perekonomian

Kompas.com - 13/04/2019, 08:22 WIB
Kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) bakal meluncur di GIIAS 2018.STANLY RAVEL Kendaraan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan (AMMDes) bakal meluncur di GIIAS 2018.

CISARUA, KOMPAS.com - Alat Mekanis Multiguna Pedesaan ( AMMDes) dianggap sangat potensial untuk menggerakan perekonomian masyarakat desa di Indonesia. Bahkan tidak hanya itu, efek kehadiran AMMDes juga berujung pada peningkatan industri komponen lainnya.

Presiden Direktur PT Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) Reiza Treistanto, menjelaskan, melalui AMMDes produktivitas petani dan juga industri kecil menengah (IKM) bisa semakin terdorong.

"AMMDes dijual juga beserta aplikasinya. Nah Aplikasinya ini dibuat oleh anak bangsa, mulai dari mesin pengolahan beras, pengolahan jagung, pengolahan kopi, dan masih banyak lagi. Jadi multiplier effect-nya dapat dirasakan oleh semua," ujar Reiza di Cisarua, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019).

Baca juga: Kemenperin Bakal Siapkan AMMDes Versi Listrik

Reiza menjelaskan, produksi mobil pak tani ini melibatkan 63 perusahaan lokal, dan itu baru hanya dalam lingkup tier satu, karena masih ada tier dua, dan tiga. Dengan begitu otomatis AMMdes memberikan efek domino yang cukup luas bagi masyarakat.

AMMDes di pabrik Klaten, Jawa TengahSTANLY RAVEL AMMDes di pabrik Klaten, Jawa Tengah

Walau sampai saat ini kandungan lokalnya belum mencapai 100 persen, tapi Reiza mengatakan, nantinya saat jumlah produksi AMMDes sudah meningkat dengan banyaknya permintaan bakal ada penambahanan kandungan lokal yang akan ikut diterapkan  KMWI.

"Mesin dan gearbox masih komponen yang kita datangkan dari luar, tapi ke depan saat jumlah produksi meningkat dengan harapan sesuai terget yang ada, kita akan upayakan membuat lokal gearbox sendiri. Secara kompetensi kita mampu bikin gearbox, kalau untuk mesin sementar ini kita gunakan yang sudah digunakan juga di negara lain," ucap Reiza.

 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X