Harapan Menristekdikti, Triple Tax Deduction untuk Kendaraan Listrik

Kompas.com - 10/04/2019, 17:02 WIB
Konsep tukar baterai motor listrik Gesits dan Pertamina stanlyKonsep tukar baterai motor listrik Gesits dan Pertamina

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran era kendaraan listrik di Indonesia tinggal menghitung diresmikannya undang-undang terkait pajak. Kendaraan ramah lingkungan tersebut diharapkan menjadi masa depan transportasi di Tanah Air, mengikuti perkembangan otomotif dunia.

Terkait peraturan kendaraan listrik yang saat ini tengah dipersiapkan, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek) Muhamad Nasir juga berharap peraturan tersebut untuk segera disahkan. Nasir juga berharap keinginannya untuk permulaan industri kendaraan listrik dapat berjalan lancar.

"Soal pajak sudah dibicarakan dengan Kementerian Perindustrian dan Menteri Keuangan. Saya minta triple tax deduction untuk industri, jadi bagi yang bisa mendapatkan ini dia akan mendapatkan fasilitas perpajakannya dengan baik," ucap Nasir saat ditemui Rabu (10/4/2019) saat hendak menjajal motor listrik buatan dalam negeri, Gesits.

Nasir mengungkapkan kemudahan ini diberikan karena ia merasa kendaraan listrik seperti Gesits merupakan produk masa depan. Jika dapat terwujud, Indonesia tidak akan bergantung pada bahan bakar minyak penghasil polusi berat.

Baca juga: Komentar Menristekdikti Usai Jajal Motor Listrik Gesits

Nasir menyatakan Menteri Perhubungan sudah menyiapkan peraturan pajak atas dasar kemampuan motor listrik. Ini mengubah dari sebelumnya yang berdasarkan besaran kapasitas mesin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Mereka (Kementerian Perhubungan) sudah menyiapkan atas dasar kilowatt. Jadi berapa kilowatt yang nanti akan digunakan. Gesits misalnya sekitar 3 kilowatt untuk 100 kilometer," ucap Nasir.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X