Pilih Ban Motor Custom Sesuai Aliran

Kompas.com - 04/04/2019, 09:02 WIB
Arlen Ness, The King of Custom Motorycles Carmina BessonArlen Ness, The King of Custom Motorycles

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap aliran dalam modifikasi sepea motor alias custom memiliki pakem-pakem tertentu. Tujuannya agar tampilan tetap enak dipandang dan serasi dari atas sampai bawah. Salah satu faktornya, pemilihan ban yang tepat sesuai dengan gaya modifikasi.

"Modifikasi itu bukan sekedar gaya-gayaan, melainkan sudah menjadi gaya hidup. Maka ban juga menjadi faktor penentu biar enggak salah aliran alias keluar dari pakem. Agar ban masih satu aliran atau serasi dengan konsep yang diusung," ucap Indra Syakti, selaku pemilik toko ban Neobursa di Jagakarsa, Jakarta Selatan, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Aliran modifikasi atau custom seperti japstyle, bradstyle, cafe racer, street tracker, board tracker, chopper, bobber, dan lainnya itu tentu memiliki pakem tertentu dalam pemilihan ban. Ada banyak pilihan ban dari berbagai merek yang dapat diaplikasikan.

Baca juga: Daftar Harga Aksesori Motor Custom buat Modifikasi

Motor custom berbasis W175 yang dikerjakan bengkel modifikasi Katros Garage. Setelah jadi, motor tersebut kemudian dihantar ke Istana Bogor yang jadi salah satu kediaman resmi Presiden Joko Widodo.Instagram/Katros Garage Motor custom berbasis W175 yang dikerjakan bengkel modifikasi Katros Garage. Setelah jadi, motor tersebut kemudian dihantar ke Istana Bogor yang jadi salah satu kediaman resmi Presiden Joko Widodo.

"Di Indonesia sendiri, umumnya pengguna motor custom banyak yang menggunakan ban-ban dengan merek seperti Firestone, Shinko, dan Avon. Harganya bervariasi untuk tiap tipenya," ujar Indra.

Simak tiga merek ban impor yang kerap dijadikan pilihan bagi pemilik motor custom demi menunjang penampilannya:

1. Firestone
Ban yang berasal dari Taiwan ini lebih cocok diaplikasikan pada motor-motor custom beraliran chopper. Karakter ban ini, biasanya punya dinding lebih tinggi dari ban ukuran standar. Tulisan dengan kelir putih atau ditambahkan white wall, bisa menambah kesan retro tampilan motor secara keselururan.

Ulir pada tapak ban juga terasa lebih sederhana, garis lurus, atau zig-zag di sekeliling permukaan yang bersentuhan dengan aspal. Tersedia tipe Deluxe Champion, Coker Diamond Tread, dan Ribbed Dirt Track.

2. Shinko
Ban yang satu ini termasuk yang paling digemari oleh builder dan juga pecinta motor custom. Pasalnya, harganya relatif terjangkau dan kualitasnya cukup bagus. Ban jenis ini bisa digunakan pada motor custom beraliran café racer, street tracker, bobber, chopper, dan lainnya.

Baca juga: Di Era Digital, Tak Sulit Mencari Suku Cadang Motor Custom

Bentuknya yang seperti donat saat terpasang di pelek banyak dipakai para builder dengan konsep no rules alias di luar pakem. Untuk tipenya sendiri, ada E240 yang berbentuk agak kotak dan E270 dengan model membulat.

“Untuk yang modif aliran dual purpose, bisa juga pakai tipe E705 atau SR 426. Tersedia ukuran 120-17, 150-17 dan sampai size lingkar roda 19,” tambahnya.

3. Avon
Ban merek ini banyak dipakai di motor-motor besar seperti Harley-Davidson. Ban ini sendiri terdiri dari tipe Avon Speedmaster, SM MK-II Series, Avon Roadrunner, dan Avon Roadrider. Ukuran yang tersedia, yaitu dari lingkar roda 16-21 inci.

Baca juga: Ini Gaya Modifikasi Terfavorit di Dunia Motor Custom

Dari keempat tipe tersebut, yang paling populer adalah tipe SM MK-11 dan Speedmaster. Ukuran profil ban tersebut dari 5.00-16, 4.00-18 dan 4.00-19. Ban ini cocok dipakai motor yang berkonsep bobber dan chopper.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X