Komentar Pebalap MotoGP soal Rencana GP Lombok

Kompas.com - 25/03/2019, 10:24 WIB
Kuta Lombok, Kompas.Com inilah Site Plan Sirkuit MotoGP, dengan panjang lintasan 4,35 kilometer dan 18 tikungan, diperkirakan akan rampung 2020 mendatangKOMPAS. Com/Fitri.R Kuta Lombok, Kompas.Com inilah Site Plan Sirkuit MotoGP, dengan panjang lintasan 4,35 kilometer dan 18 tikungan, diperkirakan akan rampung 2020 mendatang

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana Indonesia untuk menyelenggarakan balapan MotoGP di Mandalika, Lombok tidak hanya disambut antusias para penggemar balap roda dua. Rider MotoGP pun ikut menyuarakan pendapatnya mengenai seri terbaru yang akan digelar 2021 mendatang.

Salah satunya adalah Jack Miller dari tim Pramac Ducati. Pebalap Australia ini antusias mendengar Indonesia akan menjadi tuan rumah balapan roda dua terpopuler di dunia tersebut.

“Ini akan sangat hebat. Dari apa yang saya ketahui dan apa yang mereka (ITDC dan Dorna) tawarkan, semuanya terlihat menakjubkan. Salah satu yang akan menjadi yang terbaik dalam musim depan,” ucap Miller dikutip dari Crash.net, Senin (25/3/2019).

Miller mengungkapkan posisi Lombok yang dekat dengan tempat tinggalnya membuatnya menjadi semangat untuk berlomba. Miller sendiri mengungkapkan balapan di Asia selalu menjadi balapan terbaik baginya karena dekat dengan Australia.

Baca juga: Kontrak MotoGP Lombok Berlangsung Selama 3 Tahun

Lantas, apakah tidak akan membuat Miller sebagai pebalap sibuk dengan tambahan seri di masa depan? Menurut pebalap 24 tahun ini, tambahan seri akan membuatnya lebih sibuk dan itu bagus untuknya.

“Saya akan lebih menikmati balapan di akhir pekan lalu ke akhir pekan berikutnya. Ini akan membuat saya terus sibuk, membuat jalannya satu tahun lebih cepat,” ucap Miller.

Pebalap Indonesia yang berlaga di Moto2, Dimas Ekky, juga berharap seri GP Mandalika akan segera dimulai. Menurutnya akan sangat luar biasa bisa start di rumah sendiri.

“Saya tidak bisa menunggu. Saat di Sepang, itu seperti rumah sendiri, karena banyak Indonesia yang berlomba di sana. Ketika kami berlomba di Lombok, keluarga, teman dan pendukung akan berbondong-bondonga datang,” ucap Dimas.




Close Ads X