Rencana Volkswagen Usai Badai "Dieselgate"

Kompas.com - 17/03/2019, 09:02 WIB
Volkswagen ungkapkan rencana mereka soal kendaraan listrik di 2019VW Volkswagen ungkapkan rencana mereka soal kendaraan listrik di 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Raksasa otomotif, Volkswagen mengumumkan bahwa 2019 menjadi tahun penting bagi perusahaan asal Jerman tersebut. Disampaikan oleh COO Volkswagen Ralf Brandstatter di Wolfsburg, Jerman Kamis (14/3/2019) lalu, tahun ini adalah kelahiran New Volkswagen.

Berdasarkan keterangan VW, tanda kelahiran ini tidak hanya dari sisi produk elektrik berupa mobil hatchback bernama ID electric yang akan hadir September mendatang, tapi juga kehadiran pembaruan Golf beberapa minggu ke depan. VW juga akan menghadirkan model T-cross pada Mei mendatang dan SUV lima penumpang untuk pasar Amerika.

VW juga mengungkapkan 80 persen produk mereka akan menggunakan platform baru MQB yang sudah digunakan sejak 2012.  Mereka ingin menjadi perusahaan otomotif nomor satu di percaturan mobil listrik dunia dengan berencana membangun 1 juta baterai mobil listrik hingga 2025.

VW mengklaim pabrik baterai baru mereka di Zwickau, Jerman akan bebas dari emisi CO2. Pabrik tersebut menggunakan sumber tenaga yang bersih dan digunakan untuk memproduksi model ID serta menjadi tempat daur ulang produk tersebut nantinya.

Pabrik VW di Zwickau telah menerima investasi sekitar 1,2 miliar Euro dengan kapasitas produksi 350.000 unit per tahun pada 2021. Nantinya dari pabrik ini akan memproduksi enam model berbeda untuk VW, Skoda dan Audi.

Ratusan ribu unit mobil diesel Volkswagen dan Audi diparkir di ruang penyimpanan di dekat Victorville, California, Amerika Serikat, Rabu (28/3/2018). 
Lucy Nicholson/Reuters Ratusan ribu unit mobil diesel Volkswagen dan Audi diparkir di ruang penyimpanan di dekat Victorville, California, Amerika Serikat, Rabu (28/3/2018).

Tuntutan Dieselgate

Sementara itu, menyambung kasus dieselgate beberapa waktu lalu,  VW kembali mendapat tuntutan yang dilayangkan the Securities and Exchange Commision (SEC) Amerika Serikat. Organisasi penanaman modal itu mengungkapkan bahwa mantan CEO VW Martin Winterkorn sebenarnya sudah mengetahui mengenai penipuan emisi jauh sebelum itu tersebar yakni sekitar tujuh tahun sebelumnya atau pada 2007.

Tuntutan SEC ini berpotensi merugikan VW hingga ratusan miliar dollar AS. VW sendiri berusaha keras untuk membuktikan bahwa tuntutan tersebut tidaklah benar dan mengada-ada. 

VW tengah berusaha bangkit dari skandal dieselgate yang menimpa mereka. VW sendiri sudah membayarkan sekitar 23 miliar dollar AS untuk membayar kerugian konsumen, pemerintah negara bagian, pemerintah pusar dan diler di Amerika Serikat.



Close Ads X