Gagal Podium, Ini Alasan Vinales

Kompas.com - 12/03/2019, 14:02 WIB
Maverick Vinales start terdepan di seri perdana MotoGP 2019 di Losail, QatarTwitter/MaverickVinales Maverick Vinales start terdepan di seri perdana MotoGP 2019 di Losail, Qatar

JAKARTA, KOMPAS.com - Balapan perdana MotoGP di seri Losail, Qatar pekan lalu menjadi cerita tersendiri bagi Maverick Vinales. Mendapatkan pole position, pebalap Monster Energy Yamaha tersebut harus rela melepaskan posisi terdepannya sejak awal balapan dan finis di peringkat ke tujuh.

Pebalap Spanyol tersebut menjelaskan, dirinya harus mengambil racing line yang berbeda dengan kondisi saat kualifikasi. Saat balapan, ia harus mengerem lebih lambat dan masuk ke dalam tikungan.

“Di balapan lebih sulit untuk menggunakan racing line saat kualifikasi. Dalam grup pebalap, saya harus berkendara dengan gaya yang benar-benar berbeda. Saya tidak bisa secepat saat berkendara sendiri,” ucap Vinales dikutip dari Crash.net.

Vinales memberi catatan, motor Yamaha M1 miliknya memang kesulitan mendapatkan top speed dibanding motor lainnya. Tapi ini bukan masalah utama dari Yamaha. 

Masalah yang dihadapi masih sama yakni bagaimana menjaga ban tidak mudah habis hingga akhir lomba. Saat balapan dengan intensitas pengereman tinggi, karena mengikuti pebalap lain, ban mengalami degradasi yang sulit untuk diatur.

Prediksi Wujud Sirkuit Mandalika untuk MotoGP

Vinales memberikan contoh, saat berkendara sendiri ia dapat melakukan pengereman saat di jalan lurus untuk kemudian memiringkan motor dan masuk tikungan lalu membuka gas perlahan. Ini menghemat ban.

Namun saat berlomba, untuk menjaga jarak dengan rider di depannya, ia harus menginjak rem saat hendak memasuki tikungan. Kemiringan motor juga bertambah dan membuat ban depan lebih cepat tergerus. Belum lagi ia harus membuka gas lebih cepat yang membuat ban belakang juga ikut tergerus.

“Masalahnya saat menjaga ban, artinya saya tidak dapat mendahului pebalap lain. Maka di Argentina (seri mendatang) akan sangat penting untuk menciptakan racing line yang tepat, guna bertarung dengan pebalap lain. Saya tahu Yamaha dalam satu lap bisa menjadi cepat, sangat cepat tapi itu saat sendiri dengan ritme diri sendiri. Tapi ini soal bertarung bersama lainnya, kita harus tingkatkan di seri mendatang,” ucap Vinales.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

QP QatarGP @motogp @yamahamotogp

A post shared by Maverick Viñales (@maverick12official) on Mar 11, 2019 at 12:06pm PDT

 

 




Close Ads X