Toyota Ingin Jual Mobil Hibrida "Murah"

Kompas.com - 08/03/2019, 08:02 WIB
Sales promotion girl berpose di samping Toyota Camry Hybrid saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 7 Mei mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOSales promotion girl berpose di samping Toyota Camry Hybrid saat ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2017 di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Jumat (28/4/2017). Ajang pameran otomotif terbesar di Indonesia ini akan berlangsung hingga 7 Mei mendatang. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Toyota Astra Motor (TAM) masih menunggu terbitnya program Low Carbon Emission Vehicle ( LCEV). Apabila sudah diberlakukan maka, agen pemegang merek (APM) itu lebih memilih teknologi hibrida, karena dianggap paling sesuai dengan kondisi sekarang ini.

Investasi yang digelontorkan baik untuk perusahaan atau infrastruktur pendukung lainnya pun tidak begitu besar, dibanding pilihan teknologi lain, seperti listrik. Oleh sebab itu, jika sudah berlaku merek otomotif asal Jepang itu akan menghadirkan mobil hibrida dengan harga terjangkau.

"Tentunya arahan kita membuat mobil hibrid lebih terjangkau. Tetapi saat ini modelnya apa dan lain sebagainya belum kami putuskan," ujar Anton Jimmy, Direktur Pemasaran PT TAM belum lama ini di kawasan Jakarta Pusat.

Baca juga: Toyota C-HR Hibrida Meluncur Tahun Ini

Anton melanjutkan, tentunya untuk mengarah ke rencana itu perusahaan masih harus menunggu terbitnya program LCEV. Aturan tersebut dipastikan akan menguntungkan buat produsen yang ikut bermain atau menjual mobil yang ramah lingkungan.

"Tentunya pajak dari mobil biasa dengan hibrida, akan lebih murah yang hibrida. Kita masih harus menuggu dulu aturan itu," kata Anton.

Sienta Hibrida

Toyota Sienta HybridAditya Maulana - KompasOtomotif Toyota Sienta Hybrid

Menurut Anton, meskipun salah satu satu studi yang dilakukan Toyota di Indonesia untuk mobil bermesin hibrida, bukan berarti model yang akan dijual dalam waktu beberapa tahun ke depan MPV dengan pintu geser itu.

"Tentunya kalau studi itu sambil mempelajari kemungkinan, dan hal lainnya. Jadi belum tentu Sienta yang akan kita hadirkan versi hibridanya," ucap Anton.

Baca juga: TMMIN Siapkan Rantai Pasok untuk Sienta Hybrid

Anton melanjutkan, Sienta hibrida yang sempat di uji di jalanan Indonesia itu sendiri juga belum ada kepastian bagaimana hasilnya.

"Jadi masih kebutuhannya untuk riset saja, belum dipastikan dijual juga di Indonesia nantinya," kata dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X