Suzuki Masih Pertahankan Ignis Berstatus Impor dari India

Kompas.com - 05/03/2019, 08:42 WIB
Suzuki Ignis salah satu model yang ditawarkan Suzuki di IIMS 2018 Kompas.com/Setyo AdiSuzuki Ignis salah satu model yang ditawarkan Suzuki di IIMS 2018

JAKARTA, KOMPAS.com - Rencana Suzuki untuk melakukan produksi lokal Ignis sudah terdengar sejak 2017. Namun sampai sekarang belum juga terlaksana, sehingga mobil kota (city car) tersebut masih berstatus impor utuh (completely buid-up/CBU) dari India.

Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengatakan, perusahaan juga masih minta kepada prinsipal agar model tersebut bisa dirakit lokal. Suzuki, kata dia tidak bisa juga terlalu berharap pada skema impor.

"Karena kalau sudah diproduksi lokal jelas akan lebih menguntungkan, bukan untuk lokal saja tetapi kan kami juga bisa melakukan kegiatan ekspor," kata Setiawan ketika berbincang dengan Kompas.com di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2019).

Di temui di tempat sama, Direktur Pemasaran PT SIS Donny Saputra menambahkan, bukan serta merta dengan penjualan sudah cukup bagus model tersebut bisa langsung dirakit lokal. Faktornya banyak, termasuk masalah strategi yang diterapkan oleh prinsipal.

Baca juga: Siapkan Versi Facelift, Suzuki Tahan Produksi Ignis

"Jadi kami tetap usahakan agar Ignis bisa diproduksi di Indonesi, namun waktunya kapan kami juga belum tahu, tergantung dari prinsipal tentunya yang memiliki kewenangan," ucap Donny.

Berdasarkan data penjualan yang dirilis Suzuki, sepanjang 2018 Ignis terjual sebanyak 13.802 unit. Bahkan diklaim menjadi raja city car di pasar otomotif nasional dengan pangsa pasar 45,5 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X