Polisi Blokir STNK Mobil Mewah yang Pakai Alamat Palsu

Kompas.com - 03/03/2019, 09:31 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya sudah melakukan blokir surat tanda nomor kendaraan (STNK) kepada pemilik mobil mewah penunggak pajak dan menggunakan alamat palsu. Alhasil, beberapa unit mobil yang bersangkutan kini berstatus bodong.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Kasubdit Regident Polda Metro Jaya AKBP Sumardji. Menurut dia, sejak ditemukan alamat pada STNK tidak sesuai maka langsung diblokir, sehingga pemilik mobil tersebut harus melakukan registrasi ulang.

"Kalau tidak diregistrasi ulang berarti mobil-mobil tersebut statusnya bodong, karena surat-suratnya palsu," ujar Sumardji kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Tahun Depan, Bayar Pajak Kendaraan Wajib Lolos Uji Emisi

Sumardji menyarankan, kepada pemilik mobil tersebut agar segera memperbaiki masalah registrasi, dan membayar pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika tidak diurus, maka belum bisa membayar pajak.

"Jadi harus registrasi ulang dulu diganti menggunakan alamat yang sesuai dengan KTP-nya, setelah itu baru bisa membayar tunggakan pajaknya," kata dia.

Baca juga: Tunggak Pajak Rp 108 Juta, Pemilik Bentley Tinggal di Gang Sempit

Berita yang viral beberapa waktu lalu, yakni pemilik Bentley Continental GT menunggak pajak Rp 100 jutaan dan menggunakan alamat palsu atau tidak sesuai dengan data yang tertera di KTP pemilik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.