Potensi Wuling untuk Ekspor Besar, Tapi Belum Realisasi

Kompas.com - 01/03/2019, 07:02 WIB
Salah satu unit mobil yang sudah mencapai tahap akhir proses produksi di pabrik Wuling Motor Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Wuling Motor IndonesiaSalah satu unit mobil yang sudah mencapai tahap akhir proses produksi di pabrik Wuling Motor Indonesia di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Investasi yang dikucurkan Wuling di Indonesia untuk membangun pabrik relatif besar. Ketika itu, merek otomotif asal China mengucurkan dana 700 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Jumlah uang tersebut digunakan untuk membangun fasilitas perakitan di atas lahan seluas 60 hektar. Pabrik tersebut pun memiliki kapasitas produksi mencapai 120.000 unit per tahun.

Secara jumlah cukup besar, mengingat sekarang ini Wuling Motors baru memiliki empat model yang dijual di Indonesia, yaitu Confero, Cortez, Formo, dan paling anyar Almaz mengisi segmen sport utility vehicle (SUV) medium.

Meski sekarang ini masih fokus menggarap pasar domestik, tetapi menurut Yin Yi, Brand and Marketing Director Wuling Motors rencana ekspor sudah masuk dalam rencana jangka panjang.

Baca juga: Almaz Diharapkan Dongkrak Takhta Wuling di Indonesia

"Tetapi untuk sekarang ini belum bisa kami informasikan. Kami hanya bisa mengatakan ekspor sudah pasti akan kita lakukan," kata pria asal Tiongkok itu belum lama ini di kawasan Jakarta Selatan.

Pekerja melakukan perakitan mobil wuling di Pabrik Wuling Motors, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018). Pabrik seluas 60 hektar yang terdiri dari pabrik manufaktur dan supplier park mampu memproduksi 120.000 unit kendaraan pertahun.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Pekerja melakukan perakitan mobil wuling di Pabrik Wuling Motors, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (9/5/2018). Pabrik seluas 60 hektar yang terdiri dari pabrik manufaktur dan supplier park mampu memproduksi 120.000 unit kendaraan pertahun.

Yin Yin melanjutkan, model yang akan dikirim ke luar negeri juga belum bisa diinformasikan, meski banyak yang mengatakan Almaz punya potensi dikirim ke pasar di ASEAN.

"Kami akan melihat dulu produk yang kita punya sekarang ini cocok untuk negara mana lagi selain di Indonesia. Tentunya sambil memperluas jaringan penjualan di Indonesia juga," kata dia.

Dia juga mengatakan bahwa dengan kapasitas produksi sebesar itu, tidak mungkin hanya digunakan untuk memenuhi permintaan di Indonesia saja, karena Wuling juga punya kewajiban melakukan kegiatan ekspor mobil.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X