Efek Negatif Pakai Parfum Mobil di Ventilasi AC

Kompas.com - 25/02/2019, 08:42 WIB
Ilustrasi parfum mobil di AC Ilustrasi parfum mobil di AC
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Memiliki kabin yang bersih memang menjadi dambaan semua pemilik mobil. Apalagi ditambah dengan aroma sedap dari pengharum kabin atau parfum yang saat ini sudah banyak beredar dan bisa dipilih sesuai selera.

Namun jangan lantas asal pilih jenis parfum yang akan digunakan. Pasalnya ada beberapa jenis parfum mobil yang tidak baik digunakan karena bisa membuat komponen mobil menjadi rusak.

Salah satunya pengharum yang diletakan pada kisi-kisi ventilasi pendingin udara. Menurut Suparna, selaku Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, biasanya parfum yang diletakan dekat kisi-kisi AC berbahan gel yang tanpa disadari memiliki efek buruk bagi sistem pendingin udara.

Baca juga: Efek Buruk Pengharum Mobil buat Kabin

"Tidak disarankan meletakan pewangi di ventilasi AC, apalagi yang berbahan gel dan memiliki aroma buah yang asam. Bila terus menerus digunakan, itu lama-lama membuat bahan kimia di pewangi bisa terserap ke dalam evaporator AC," kata Suparna beberapa waktu lalu.

Suparna menjelaskan, saat bahan kimia dari parfum terserap ke evaporator, dampaknya bisa menimbulkan kerak pada pipa yang berfungsi menyalurkan udara dingin ke kabin. Bila sampai terjadi penumpukan, maka kesejukan kabin tentu akan berkurang.

Tes drive All New Honda Brio di Bali. Brio terbaru hadir dengan beberapa perubahan di eksterior dan interiorHPM Tes drive All New Honda Brio di Bali. Brio terbaru hadir dengan beberapa perubahan di eksterior dan interior
Parahnya lagi, bisa sampai menimbulkan kerusakan yang membuat evaporator harus dibongkar. Bila hal tersebut sampai kejadian, otomatis pemilik mobil harus mengeluarkan uang lebih besar dari harga parfum yang dibelinya.

"Cari parfum yang biasa saja, seperti yang digantung di atas spion tengah atau bila mau aman yang sistem semprot seperti pengharum ruangan rumah. Penempatan pengharum di ventilasi AC juga bisa merusak kisi-kisinya karena harus menahan beban," kata Suparna.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X