Soal Harga Sedan, Honda Masih Tunggu Harmonisasi Pajak

Kompas.com - 23/02/2019, 14:42 WIB
Honda berikan pembaruan pada sedan New Civic Turbo, Kamis (21/2/2019) Kompas.com/Setyo AdiHonda berikan pembaruan pada sedan New Civic Turbo, Kamis (21/2/2019)


JAKARTA, KOMPAS.com
- Lama bergulir, rencana pemerintah merevisi pajak sedan terus dinantikan produsen otomotif. Salah satunya Honda yang memiliki beragam produk sedan seperti City, Civic serta Accord.

Honda yang baru saja memperkenalkan pembaruan Civic Turbo mengaku masih menunggu usulan harmonisasi pajak direalisasikan. Ini setelah pihak Honda Prospect Motor (HPM) mendapat pertanyaan apakah ada rencana menurunkan harga Civic setelah harmonisasi pajak keluar.

“Belum tahu, kita masih tunggu. Seperti apa skemanya. Pasti kami akan ikut aturan. Tergantung seperti apa peraturannya. Kalau sekarang belum ada rencana apapun,” ucap Public Relation Manager PT HPM, Yulian Karfili saat ditemui Kamis, (21/2/2019).

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengungkapkan penurunan pajak sedan justru berujung pada peningkatan ekonomi dan merangsang pertumbuhan pasar sedan. Lebih lanjut dengan bertambahnya pasar sedan dapat memenuhi kebutuhan impor ke negara-negara yang memiliki pasar sedan besar seperti Australia.

Ini Harga Baru Honda Civic Turbo

Rencana harmonisasi pajak ini bermula dari Peraturan Pemerintah Nomor 41 tahun 2013 dimana disebutkan sedan bermesin di bawah 1.500 cc kena Pajak Penjualan atas Barang Mewah ( PPnBM) sebesar 30 persen sedangkan untuk di atas 1.500 cc dibebani 40 persen.

Mobil model lain seperti hatchback, low MPV dan lainnya yang berpenggerak 4x2 dan bermesin di bawah 1.500 cc hanya terkena PPnBM 10 persen. Untuk mesin di atas 1.500 cc dengan spesifikasi yang sama hanya terbebani 20 persen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X