Maaf, DP Nol Persen Tidak Dilirik Konsumen Jaguar Land Rover

Kompas.com - 13/02/2019, 08:23 WIB
SUV tujuh penumpang terbaru Land Rover Discovery meluncur di LA Auto Show 2017. Agung Kurniawan/KompasOtomotifSUV tujuh penumpang terbaru Land Rover Discovery meluncur di LA Auto Show 2017.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebijakan penerapan uang muka/down payment (DP) nol persen dari Otoritas Jasa Keuangan, sepertinya tidak berlaku buat konsumen Jaguar Land Rover (JRL) di Indonesia. Sebab, para miliuner itu meskipun membeli mobil secara kredit, tidak akan memanfaatkan aturan tersebut.

Menurut Jentri Izhar, Brand Director JLR Indonesia, skema kredit yang selalu diambil oleh konsumen JLR di Tanah Air, yaitu menanfaatkan bunga nol persen dengan tenor maksimal 12 bulan atau satu tahun saja.

"Pada dasarnya, konsumen kami itu tidak memaksakan dalam membeli mobil. Sebab, secara harga saja sudah miliaran rupiah, jadi sudah pasti punya uang," ujar Jentri di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Selasa (12/2/2019).

Secara komposisi, lanjut Jentri justru seimbang antara yang membeli secara kredit dengan tunai. Persentase pembeli kredit 50 persen, begitu juga dengan tunai 50 persen juga.

Baca juga: DP Nol Persen Belum Berdampak untuk Mobil Bekas

"Karena buat konsumen kami, uangnya itu ada yang digunakan untuk usahanya lagi. Belum lagi, karakter pembeli kami itu jarang menggunakan mobil untuk kegiatan sehari-hari, lebih tepatnya menjadikan sebagai mobil ketiga, keempat bahkan ke sepuluh," ucap Jentri.

Belum lagi, secara brand Jaguar Land Rover sendiri merupakan mobil yang begitu emosional, sehingga karakter konsumennya jelas berbeda dengan merek lain.

"Jadi buat konsumen kami, tidak berlaku skema uang muka nol persen itu," kata Jentri.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X