Dimas Ekky Baru Kuasai 7 Sirkuit di Moto2

Kompas.com - 02/02/2019, 08:42 WIB
Dimas Ekky berkomunikasi dengan tim untuk mendapatkan setelan terbaik di FIM CEV Repsol 2018 di Jerez, SpanyolKompasOtomotif - AFH Dimas Ekky berkomunikasi dengan tim untuk mendapatkan setelan terbaik di FIM CEV Repsol 2018 di Jerez, Spanyol

JAKARTA, KOMPAS.com - Dimas Ekky Pratama pada Maret 2019 akan mengawali debut di Moto2 selama satu musim penuh. Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) itu mengaku baru menguasai tujuh sirkuit dari total 19 seri di tahun ini.

Meski demikian, tidak menyurutkan Dimas untuk bisa menorehkan prestasi di ajang
balap sepeda motor satu level di bawah MotoGP itu.

"Saya mencoba melihat dan mempelajari karakter sirkuit-sirkuit lain melalui permainan games atau melihat tayangan di Youtube," ucap pebalap yang punya julukan The Red Forehead itu di Jakarta, belum lama ini.

Dimas yang tergabung dalam Honda Team Asia itu, menjelaskan bahwa sirkuit yang sudah dikuasai hanya yang pernah digunakan balap selama CEV Moto2 European Championship.

Baca juga: Persiapan Moto2, Dimas Ekky Tempuh Jakarta-Bandung Naik Sepeda

Pengakuan pebalap dengan nomor 20 itu, sirkuit yang pernah dia datangi seperti Sepang, Buriram, Suzuka, dan beberapa lagi di Eropa seperti Catalunya hingga Jerez.

Dimas Ekky di CEV Barcelona, Juni 2018AHM Dimas Ekky di CEV Barcelona, Juni 2018

"Tetapi saya tetap percaya diri dan harus mampu memberikan hasil terbaik untuk tim dan juga tentunya Indonesia. Saya akan maksimalkan mengenal sirkuit yang belum pernah itu ketika sesi latihan nanti," ujar pebalap asal Depok itu.

Selama berlaga di Moto2 musim 2019 ini, dia akan bersaing dengan 31 pebalap lain. Menurut dia semua pebalap sama-sama memiliki kemampuan yang bagus, terlebih banyak rival seperti Alex Marquez, Jorge Navaro, hingga Sam Lowes.

"Saingannya sekarang ini cukup ketat sekali. Apalagi banyak pebalap MotoGP yang kembali lagi ke Moto2, secara pengalaman dia lebih, tetapi saya akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan hasil terbaik," kata Dimas.




Close Ads X