Jualan Truk Mercedes-Benz Diklaim Naik di 2018

Kompas.com - 02/02/2019, 07:22 WIB
Mercedes-Benz Axor 2528 R DCVIMercedes-Benz Axor 2528 R

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) melaporkan pertumbuhan penjualan pada 2018. Dalam laporan resmi yang diterima, agen penjual kendaraan komersial Mercedes-Benz ini mengklaim capaian penjualan tumbuh lebih dari 100 persen dari tahun 2017, meski tanpa menyertakan laporan angka tertulis.

Hasil yang didapat DCVI ini diperoleh dari pertumbuhan masif di sektor infrastruktur, logistik dan pertambangan. Hal ini senada dengan kondisi merek-merek komersial lain dalam laporannya di 2018.

Angka pertumbuhan ini disumbang oleh dua model yakni Actros dan Axor, yang merupakan truk heavy duty. Angka pertumbuhan penjualan keduanya di 2018 adalah 209 persen untuk Actros dan 156 persen untuk Axor.

Kesuksesan penjualan DCVI tahun lalu tak lepas dari langkah meluncurkan Axor 2523 R, varian sumbu roda pendek. Kemudian disusul semester kedua hadirnya sasis bus 1623 RF dan O500 RS 1836 yang hadir menjawab permintaan transportasi dalam kota maupun antar kota.

Penetrasi Pasar Komersial, Daimler Indonesia Luncurkan Axor 2528 R

Menyambut tahun politik, DCVI percaya diri memenuhi permintaan kendaraan komersial di Tanah Air terutama truk heavy duty dan bus premium. Ini juga didukung dengan rencana peluncuran tiga produk baru serta perluasan diler di 2019.

Pada Agustus 2017, Daimler Truck Asia (DTA), perusahaan induk DCVI, mengumumkan perakitan Axor di pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang. Induk perusahaan Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) dan Daimler India Commercial Vehicle ini menggelontorkan investasi Rp 352 miliar untuk perakitan Axor dengan kapasitas produksi maksimal 4.500 unit per tahun.

Dari laporan penjualan global, Indonesia menjadi salah satu pendorong peningkatan penjualan di pasar truk dunia. Penjualan seluruh merek di bawah DTA, mulai dari Mercedes-Benz, Fuso, Freightliner, Western Star, Bus Thomas Built, dan BharatBens, meningkat menjadi lebih dari 500.000 unit di 2018 berbanding 470.700 unit di 2017.

Di Asia, penjualan truk Daimler meningkat 12 persen yakni 147.900 unit dari tahun 2017 sebanyak 132.400 unit. Indonesia dalam kurun waktu Januari hingga November 2018 mencatatkan penjualan sebanyak 57.400 unit. Ini meningkat 52 persen dari tahun 2017 sebanyak 37.600 unit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X